Nelayan Sangihe Hilang di Laut, Rumpon Bergeser 14 Mil dari Posisi Awal

SANGIHE261 Dilihat

SANGIHE, GLOBALBERITA — Seorang nelayan asal Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, bernama Gerson Haroni (47), dilaporkan hilang saat menjaga bagan atau rumpon di perairan Kampung Kendahe I, Kecamatan Kendahe.

Gerson terakhir diketahui berada di rumpon bernama YSK 02 yang berjarak sekitar 23 mil laut dari daratan. Hingga Sabtu (17/10/2026), keberadaan korban bersama rumpon yang dijaganya belum ditemukan.

Informasi hilangnya nelayan tersebut bermula pada Jumat (16/10/2026), sekitar pukul 11.30 WITA. Pemilik rumpon, Abdul Rahman Markus (56), menerima informasi dari seorang nelayan bernama Mansur Tonggengpondang bahwa sejumlah pemancing yang beraktivitas di perairan Tahuna dan Kendahe pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 18.30 WITA tidak lagi melihat rumpon YSK 02 di posisi semula.

Informasi lain kemudian diterima Abdul Rahman sekitar pukul 13.00 WITA dari seorang nelayan bernama Daniel. Ia mengaku baru kembali dari memancing dan sebelumnya berada di rumpon YSK 02 bersama temannya.

Keterangan dari anak buah kapal (ABK) Armada Mitra juga menyebutkan bahwa rumpon YSK 02 beserta penjaganya sempat terlihat berada di sekitar pelampung penanda (bui) milik Armada Mitra. Lokasi tersebut diperkirakan berjarak sekitar 14 mil laut dari posisi awal rumpon.

Namun, saat itu Gerson disebut masih merasa berada di titik koordinat rumpon miliknya.

Mendapatkan sejumlah informasi tersebut, Abdul Rahman kemudian melakukan pengecekan langsung menggunakan kapal pajeko KM Taufik pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Setibanya di titik koordinat rumpon YSK 02 di perairan Kendahe I, Abdul Rahman dan awak kapal tidak menemukan rumpon maupun Gerson di lokasi tersebut. Upaya pencarian pun dilakukan di sekitar perairan Tahuna hingga Kendahe, tetapi belum membuahkan hasil.

Laporan Orang Hilang ke Polisi

Setelah upaya pencarian awal belum menemukan korban, Abdul Rahman mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepulauan Sangihe pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 13.00 WITA untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Gerson diketahui berusia 47 tahun, bekerja sebagai nelayan, dan berdomisili di Kelurahan Santiago RT 010/RW 005, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Hingga laporan dibuat, keberadaan Gerson Haroni bersama rumpon YSK 02 masih belum diketahui. Peristiwa ini menyisakan tanda tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi di perairan tersebut, termasuk bagaimana rumpon itu dapat bergeser jauh dari posisi awalnya.

Penyebab hilangnya korban maupun rumpon tersebut belum diketahui secara pasti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *