DANA DESA TAHAP II DI SANGIHE SEGERA DICAIRKAN, BERIKUT PENJELASAN PORAWOW

SANGIHE967 Dilihat

SANGIHE, GLOBALBERITA– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mengumumkan bahwa realisasi Dana Desa tahap pertama tahun anggaran 2025 untuk 145 kampung telah mencapai 100 persen.

Dana Desa adalah alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat (APBN) yang ditransfer melalui Pemerintah Daerah (APBD) kabupaten/kota untuk membiayai berbagai kegiatan di desa, termasuk penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Dana Desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, memperkuat perekonomian desa, dan mengurangi kesenjangan antara desa dan kota.

Kepala Dinas PMD Kepulauan Sangihe Frans Porawow, menyampaikan bahwa saat ini penyaluran telah memasuki tahap kedua. Dari 145 kampung, dua di antaranya—Kampung Bebalang dan Kampung bengka —sudah lebih dulu mencairkan Dana Desa tahap kedua.

“Realisasi tahap pertama sudah 100 persen disalurkan. Saat ini kita mulai masuk pada tahap kedua, dan sudah ada dua kampung yang mencairkan, yaitu Kampung Bebalang dan Kampung Bengka ,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi dalam proses pencairan Dana Desa adalah keterlambatan dari pihak kampung dalam melengkapi dokumen persyaratan. Salah satu dokumen penting yang wajib disertakan saat pengajuan pencairan tahap kedua adalah Surat Pertanggungjawaban (SPJ) tahap pertama.

“Masalah utama biasanya terletak pada keterlambatan pelaporan dari kampung. Untuk mencairkan tahap kedua, SPJ dari tahap pertama harus lengkap,” jelasnya.

Pemkab Sangihe terus mendorong seluruh pemerintah kampung agar dapat melengkapi dokumen yang dibutuhkan secara tepat waktu, guna memastikan kelancaran penyaluran Dana Desa sesuai jadwal yang telah ditetapkan.