PJ Bupati Wounde Didampingi Ketua TP PKK Sangihe Ikuti Kegiatan Tanam Padi di Kampung Kalekube

SANGIHE1643 Dilihat

SANGIHE, GLOBALBERITA– Ikuti kegiatan menanam padi di kampung kalekube Kecamatan Tabukan Utara, Penjabat Bupati Sangihe Albert Huppy Wounde didampingi Istri Josephine Mathilda Wounde selaku Ketua TP PKK Kabupaten Sangihe, Rabu (21/8/2024).

Penanaman padi sawah di kampung kalekube merupakan inisiatif dari Pemerintah Kampung Kalekube dan masyarakat tani dimana mereka membuka kembali lahan sawah yang telah ditanami padi. Hal tersebut mendapat apresiasi dari Penjabat Bupati Sangihe Albert Huppy Wounde.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan inovasi dalam menjawab tantangan, termasuk di sektor pertanian. Saya berharap para petani dapat terus berinovasi dalam mengembangkan budidaya pertanian guna meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tutur Wounde.

Dirinya menambahkan, Dinas Pertanian dan perangkat daerah lainnya diharapkan terus memotivasi petani agar semakin inovatif dan mampu memanfaatkan teknologi tepat guna. Dengan demikian, produktivitas pertanian, lebih khususnya padi sawah di Kampung Kalekube, diharapkan dapat terus meningkat, sehingga ketergantungan masyarakat sangihe terhadap beras dari luar bisa berkurang.

Diwaktu yang sama Kepala Dinas Pertanian Daerah Sangihe, Frangky Natingkaseh dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan kegiatan penanaman padi ini adalah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas pertanian, memperluas areal tanam, juga memenuhi kebutuhan pangan.

“Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe dan jajaran TNI angkatan darat. Penanaman komoditas padi sawah dilakukan bersama Kelompok Tani Sengkanaung Maudire di lahan seluas 2 hektar dengan bantuan benih yang difasilitasi secara swadaya oleh kelompok tani,” jelas Natingkaseh.

Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 1301 Sangihe, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa Kabupaten Sangihe, Kepala Badan Kesbangpol Sangihe, Kasat Pol-PP Sangihe, Camat Tabukan Utara, Kapitalaung Kalekube, serta perwakilan kelompok tani kampung Kalekube.***