Si Jago Merah Makin Mengamuk, Kapolres: Stop Membuka Lahan Secara Instan

MITRA, Globalberita.com– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah), yang terjadi beberapa pekan di kaki Gunung Soputan. Si jago mera h (api,red) makin mengamuk, membakar sekira kurang lebih 100 heaktar lahan di kaki gunung Soputan mulai dilahap api. Berlokasi di Desa Silian Satu, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Selasa 4 Juli 2026.

Kepada Globalberita.com, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K, M.Han mengatakan, penanganan Karhutlah kami telah menerjunkan lebih kurang 120 personel.

“Terdiri dari, personel Brimob Polda Sulut di tambah dari anggota Polres Mitra lebih kurang 60 Personel,” ujar Kapolres selesai mengikuti Apel Gelar Pasukan bencana El Nino kemarin.

Ditanya terkait besaran lahan yang terbakar saat ini, Kapolres AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K, M.Han menuturkan, berdasarkan informasi yang kami dapatkan dilapangan, lebih kurang 100 heaktar lahan mulai di lahap api.

“Kami dapati dilapangan, kaki gunungnya mulai hangus terbakar. Sekira lebih kurang 100 heaktar,” ungkap Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Djonny Rumate, S.Sos, M.A.P.

Dikatakan Kapolres, sedangkan untuk saat ini, kami masih tetap terus adakan kegiatan mitigasi. Serta, terus melakukan kegiatan pemadaman.

“Sedangkan untuk Kegiatan mitigasi terkait Karhutlah yang telah bergabung pada saat ini dari TNI, Basarnas, BPBD, Mangala Akni, serta MPA,” ucap Kapolres.

Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K, M.Han menghimbau, kepada seluruh warga masyarakat agar tidak membuka lahan dengan secara instan. Dalam artian, dengan melakukan pembakaran lahan.

“Hal ini tentunya sangat-sangat merugikan masyarakat sekitar, maupun Kabupaten tetangga dampak dari asap tersebut. Serta, warga masyarakat tidak boleh membuang putung rokok sembarangan. Tentunya asap ini sangat menganggu kesehatan,” tutup Kapolres. (CIA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *