Hari ke 3 Operasi Patuh Klabat Sejumlah Kendaraan Terjaring di Tahuna

SANGIHE302 Dilihat

SANGIHE, GLOBALBERITA— Operasi Patuh Klabat 2026 serentak dimulai 26 Oktober 2026. Satuan Lalu Lintas Polres Kepulauan beraksi dengan menjaring sejumlah kendaraan roda 2 yang melanggar peraturan yang diincar.

Sejak hari pertama operasi, sebanyak 13 ranmpr R2 terjaring, hari kedua 10 pengendara ranmor mendapat teguran dan hari ketiga 3 ranmor terjaring (28/10/2026). Kendaraan-kendaraan yang terjaring didominasi sepeda motor dengan berbagai jenis pelanggaran.

Bertempat di beberapa titik strategis di kota tahuna satuan lalu lintas melaksanakan operasi patuh klabat, di pimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kepulauan Sangihe IPTU Nelta Rengkung, S.Or bersama personil gabungan dan instansi terkait.

Kendaraan yang ditilang menggunakan knalpot brong atau racing, tanpa TNKB, tidak pakai helm, tak ada kaca spion dan pelanggaran lainnya.

Menurut Kasat Lantas, pihaknya tetap terus mengimbau dan mengedukasi kepada seluruh masyarakat Kota Tahuna dan sekitarnya untuk tetap patuh dan taat terhadap aturan dalam berlalulintas, lengkapi kelengkapan berkendaraannya baik itu dokumen-dokumennya ataupun helm dan yang lain sebagainya.

Selama pelaksanaan Operasi Patuh Klabat yang akan berlangsung selama 14 hari, yang menjadi prioritas utama adalah, pelanggaran-pelanggaran kasat mata yang dapat membahayakan pengendara lainnya.

Misalnya knalpot brong yang nantinya bisa disalahgunakan oleh para pengendaranya menjadi ajang balap liar.

Kemudian juga kendaraan-kendaraan tanpa TNKB yang juga dapat dilakukan tindak pidana, untuk melakukan tindak pidana juga kita lakukan penegakan hukum terhadap kendaraan-kendaraan.

Dari puluhan motor yang terjaring operasi Patuh Klabat, sebagian besar pelajar yang masih di bawah umur.

Menyikapi itu, ini langkah yang terus dan akan dilakukan Satlantas Polres Kepulauan Sangihe,

“Kami tidak bosan-bosannya selalu datang ke sekolah-sekolah, memberikan imbauan-imbauan kepada anak-anak sekolah. Kalau memang belum cukup umur, untuk lebih baik diantar saja oleh orang tuanya ataupun keluarganya. Dan kalaupun memang sudah cukup umur, agar dilengkapi kelengkapan-kelengkapan berkendaraannya,” jelas Nelta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *