MITRA, Globalberita.com– Salut buat kinerja Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Ronald Kandoli, di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah Pusat yang membuat banyak daerah sulit bergerak. Kabupaten Mitra justru menunjukkan langkah yang berbeda.
Hal tersebut diucap mantan Wakil Bupati Mitra periode 2008-2013 Jeremia Damongilala, disela-sela menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ketua TP-PKK Ny. Stefa Kandoli Antou, Selasa 1 September 2026.
“Setelah 18 bulan pelantikan Kepala Daerah oleh Presiden Prabowo, banyak kepala daerah yang stagnan. Bayar gaji saja susah, apalagi bangun infrastruktur. Ini dampak pemangkasan dana transfer ke daerah, Tapi di Mitra, justru sebaliknya. Bupati Ronald Kandoli tetap tancap gas.” ujar Jeremia.
Dikatakan Jeremia Damongilala, dua program besar saat ini menjadi sorotan di Mitra. Pertama, pembangunan RSUD ‘Mitra Sehat’ dengan anggaran Rp 250 miliar. Rumah Sakit yang sebelumnya tipe D ditingkatkan menjadi tipe C. Tujuannya untuk memperluas layanan kesehatan agar masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh dirujuk keluar daerah.
Kedua, perbaikan jalan di seluruh kecamatan dengan total anggaran Rp 69 miliar. Dana tersebut merupakan inisiatif Bupati Ronald Kandoli melalui skema pinjaman bank.
“Program ini menyasar akses jalan di semua kecamatan agar mobilitas warga lebih lancar. Ini keberanian. Di saat APBD kita terbatas karena efisiensi, Bupati RK berani ambil kebijakan dengan pinjaman bank demi kepentingan rakyat. Patut kita apresiasi,” kata Jeremia.
Dirinya juga menyinggung terkait, peran Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Dapil Mitra-Minsel, Remly Kandoli, yang disebut aktif mengawal program prioritas di Mitra.
“Kalau pusat pelan, daerah harus cari jalan. Sinergi antara Bupati RK di eksekutif dan Pak Remly Kandoli di provinsi ini penting. Hasilnya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Jeremia, langkah Pemkab Mitra bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti membangun, selama ada kemauan politik dan keberanian mengambil keputusan.
“Jangan tunggu dana turun baru kerja. Kalau bisa mulai sekarang, kenapa harus nanti. Itu yang dilakukan Bupati Ronald Kandoli saat ini,” tutupnya.(CIA)













