MANADO, Globalberita.com-Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Bank SulutGo (BSG) dan pihak offtaker demi mendongkrak sektor perkebunan daerah.

Hal tersebut dibuktikan, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait, pola Kemitraan Sektor Pertanian/Perkebunan, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pola Kemitraan Budidaya, Pemasaran Kelapa, dan Hasil Olahannya. Bertempat di Kantor Pusat PT Bank SulutGo, Manado, Kamis 3 September 2026.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan langsung oleh Bupati Ronald Kandoli bersama Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino Pepah. Dilanjutkan dengan, penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Mitra Ir. Vecky Monigir, ME, Pimpinan Cabang BSG Mitra Jein Arina, dan perwakilan pihak offtaker dan disaksikan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara (SulutGoMalut) Robert H.P. Sianipar.
Dalam sambutan Direktur Utama BSG Revino Pepah mengungkapkan, BSG saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan road show di 15 kabupaten/ kota yang ada di Sulawesi Utara.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen nyata dari program BSG untuk mendorong dan menggairahkan pengembangan ekonomi daerah di bumi nyiur melambai,” ujar Direktur Utama BSG Revino Pepah.
Hal senada dengan hal itu, Kepala OJK Sulut Robert H.P. Sianipar memastikan, pihak regulator akan terus mendorong pemenuhan kebutuhan produktif masyarakat melalui pendekatan intensif dengan pemerintah daerah.
“Pohon kelapa menjadi salah satu komoditas utama di Kabupaten Minahasa Tenggara yang sangat krusial untuk dikembangkan,” ungkap Sianipar.
Bupati Ronald Kandoli dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa, kerja sama yang disepakati hari ini bukanlah sekadar seremonial di atas kertas.
“Hal ini merupakan sebuah gerakan nyata melakukan hilirisasi produk perkebunan kelapa. Kita ingin kelapa dari Minahasa Tenggara tidak hanya dijual mentah, tetapi mampu diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi yang diakui di pasar nasional maupun internasional,” ucap Bupati.
Dirinya kesempatan tersebut langsung menginstruksikan, seluruh kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Mitra untuk segera menindaklanjuti PKS ini secara konkret di lapangan. Langkah awal yang diminta meliputi pendataan kelompok tani secara akurat, pendampingan berkala, hingga memastikan program pembiayaan serta penyerapan hasil bumi berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Saya atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak OJK Sulawesi Utara, PT Bank SulutGo dan pihak offtaker atas kepercayaan dan kolaborasi erat yang telah terbangun,” tutur Bupati. Sembari berharap, “Sinergitas ni berjalan lancar dan mendatangkan berkat, kemakmuran, serta kemajuan signifikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara,” tutup Bupati.
Hadir pula mendampingi Bupati Kepala BPKPD Halens Ole, SE, MSA, Ak, Kepala Bagian Ekonomi Albert Manurip, SE, Kepala Bagian Umum Dristy Tora, serta Kabag Prokopim Febry Lasut, S.STP, M.Si.CIA)







