MITRA, Globalberita.com-Diduga telah beredar struk siluman di Ritel yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), berdalih tidak memiliki uang kembalian, uang sisa kembalian tidak jelas kemana.
Seperti yang dialami salah satu konsumen terpercaya kepada media ini, dirinya menanyakan sisa kembalian uang belanja di ritel yang telah menjamur di Kabupaten Minahasa Tenggara.
“Dikemanakan uang sisa belanja konsumen itu, misalnya kembalian 100-200 rupiah tidak dikembalikan kasir ritel,” ujar salah satu konsumen yang tidak ingin di namanya diberitakan.
Menurutnya, ini merupakan kebohongan terhadap konsumen. Dalih tidak memiliki uang kembalian, serta didonasikan ada indikasi penipuan terstruktur.
“Meski terbilang kecil, tetapi jika di kalikan banyak tentu nilainya cukup besar bila dikumpulkan,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, kembalian uang kecil tidak jelas arahnya kemana. Dengan dalih donasi, tetapi tidak jelas di donasikan kemana.
“Pikiran kasir kan konsumen tidak mungkin meminta uang sisa 100 atau 200 rupiah kepada konsumen, tapi kalau konsumen kritis baru dikembalikan, ini jelas penipuan terstuktur dan merugikan konsumen. Bayangkan kalau ratusan titel ini mengumpulkan uang itu, tentu jumlahnya besar, dikali per hari maupun perbulan,” ulasnya.
Dirinya memintakan kepada Dinas terkait, segera turun ke lapangan untuk mengecek langsung. Jangan sampai, konsumen yang menjadi korban penipuan.
“Saya memintakan, kepada dinas terkait segera turun langsung mengecek ritel yang tersebar di Kabupaten Minahasa Tenggara. Jangan nantinya akan banyak konsumen yang menjadi korban,” tutupnya. (CIA)










