Polres Sangihe Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri, Irup Bacakan Naskah Proklamasi Polisi

SANGIHE43 Dilihat

SANGIHE, GLOBALBERITA— Dalam rangka memperingati Hari Juang Polri, Polres sangihe menggelar upacara yang berlangsung di halaman Mapolres setempat dimulai pukul 08.00 Wita, Jumat (21/8/2026).

Bertindak sebagai Irup, Kabag SDM AKP Anderson Rahotan dan Danup IPDA Recky Ulaan. Sementara upacara diikuti seluruh PJU, Kapolsek Jajaran, Anggota serta ASN Polres Sangihe.

Hari Juang Polri diperingati setiap tahun sebagai momen refleksi sejarah perjuangan kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mempertahankan integritas bangsa sejak masa awal kemerdekaan hingga saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Irup membacakan Naskah Proklamasi Polisi. Berikut ini teks Proklamasi Polisi sebagai berikut:

Proklamasi Polisi

Untuk bersatu dengan rakyat dalam perjuangan mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945, dengan ini menyatakan polisi sebagai Polisi Republik Indonesia

Surabaya, 21 Agustus 1945

Atas nama seluruh warga polisi

Moehamad Jasin, Inspektur Polisi Kelas I

AKP Anderson Menyampaikan, bahwa Hari Juang Polri bukan hanya seremoni, tetapi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian dan dedikasi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dalam upacara tersebut juga turut dibacakan sejarah singkat Hari Juang Polri sebagai pengingat perjalanan panjang perjuangan dan pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada bangsa dan negara.

Sejarah singkat Hari Juang Polri bisa ditelusuri setelah proklamasi kemerdekaan RI dikumandangkan pada 17 Agustus 1945. Saat itu, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melaksanakan sidang kedua pada 19 Agustus 1945.

Sidang ini membahas pembentukan Komite nasional Daerah hingga Penetapan 12

Departemen. Kemudian, berdasarkan usul Otto Iskandar Dinata, ditetapkanlah status polisi agar segera dimasukkan ke dalam kekuasaan Pemerintah Indonesia.

Selanjutnya, menyikapi penetapan tersebut, Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin sebagai Komandan Polisi Istimewa Surabaya bersama dengan beberapa anggota melaksanakan rapat pada 20 Agustus 1945 soal kedudukan polisi usai proklamasi.

Hasil rapat itu kemudian menyepakati bahwa pada 21 Agustus 1945 polsi menyatakan kesetiaannya pada NKRI dengan menyusun teks proklamasi polisi.

Pada hari itu juga, M Jasin memimpin apel pagi di markas Polisi Istimewa Surabaya untuk membacakan teks proklamasi polisi. Pembacaan teks diikuti seluruh anggota. Ia juga memberikan perintah untuk menempelkan pamflet proklamasi polisi dan siap bertempur menghadapi reaksi Jepang usai proklamasi.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, dan terus menjaga kepercayaan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Rangkaian upacara berlangsung tertib. Pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri, hingga doa bersama untuk arwah para pahlawan kepolisian yang telah gugur dalam tugas.

Melalui momentum Hari Juang Polri, Polres Sangihe menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat di Kabupaten Sangihe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *