MITRA, Globalberita.com– Salah satu Bentuk nyata dari Polri terhadap perlindungan anak korban Bullying kembali ditunjukkan Polres Minahasa Tenggara (Mitra). Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K, M.Han, melalui Kasat Reskrim AKP Lutfi Arinugeraha, S.I.K., M.H., langsung sambangi kediaman korban bullying Ade Icha. Bertempat di Desa Molompar, Kecamatan Tombatu Timur, Senin 27 Juli 2026.

Kunjungan kali ini merupakan bentuk tindak cepat atas informasi yang diterima dan arahan Kapolres agar setiap kasus yang melibatkan anak ditangani secara humanis, tidak hanya dari sisi hukum tetapi juga pemulihan mental korban. Dalam kegiatan tersebut, AKP Lutfi Arinugeraha didampingi personel Sat Reskrim Polres Mitra disambut baik oleh keluarga korban.
”Kami hadir atas perintah Bapak Kapolres Mitra. Bullying antar anak tidak boleh dianggap sepele. Ini bisa melukai fisik dan mental anak dalam jangka panjang. Polri tidak hanya hadir saat proses hukum, tapi juga hadir untuk memulihkan mental korban,” tegas AKP Lutfi.
Pada kesempatan itu, Kasat Reskrim menyerahkan bantuan berupa paket sembako, dan santunan kepada keluarga korban. Selain itu, tim juga memberikan motivasi dan pendampingan psikologis agar korban tetap semangat belajar dan tidak trauma.
”Untuk adik-adik, mari kita berteman, saling menghargai dan saling melindungi sesama teman sekolah,” pesan AKP Lutfi sambil menguatkan korban.
Lebih lanjut, Kasat Reskrim berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Sosial, dan P2TP2A Kab. Mitra untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan lanjutan. Pihak sekolah juga diminta meningkatkan pengawasan dan edukasi anti bullying di lingkungan sekolah.
Orang tua korban menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Polres Mitra. “Terima kasih Bapak Kapolres dan Pak Kasat sudah peduli kepada kami,” ucapnya.
Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., menegaskan bahwa Polres Mitra berkomitmen penuh dalam perlindungan anak.
”Anak adalah masa depan bangsa. Di wilayah hukum Polres Mitra, mari kita cegah sehingga kasus bullying tidak lagi terjadi. Kita akan tindak tegas, tapi juga akan pulihkan korbannya. Mari bersama jaga anak-anak kita,” tegas Kapolres.
“Peduli itu sederhana: hadir bersama mereka, sehingga mereka tahu mereka tidak sendiri, untuk menyembuhkan luka. Polri hadir untuk melindungi, kami siap mendampingi dan melindungi anak korban bullying.” tutup Kapolres.(CIA)













