Bocah 12 Tahun di Tidore- Tahuna, Alami Luka Bakar Serius Imbas Tersengat Listrik

SANGIHE77 Dilihat

Seorang anak berusia 12 tahun berinisial A.A .W mengalami luka bakar setelah diduga tersengat aliran listrik di lantai dua sebuah ruko di Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.

Peristiwa tersebut terjadi di lantai dua Ruko Al Fatteh milik Stenly Wengkang yang berada di samping Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Korban yang merupakan pelajar kelas VII SMP itu langsung dilarikan ke RSUD Liun Kendage Tahuna untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan saksi, Sahrir Daengsalasa alias Bido, saat kejadian ia sedang berada di teras Madinah Hotel yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi. Ia melihat korban sedang melepaskan ikatan tali tiang bendera Argentina yang terpasang di lantai dua ruko, tepat di bawah jaringan listrik bertegangan tinggi. Beberapa saat kemudian terdengar suara ledakan dan korban terjatuh di lantai teras bangunan.

Saksi lainnya, Sarif Naki, pemilik Counter Farhan yang berada di samping ruko, mengaku mendengar suara ledakan yang disusul padamnya aliran listrik. Bersama dua rekannya, ia segera menuju lokasi dan menemukan korban tergeletak di lantai dua dengan sebuah tiang besi atau aluminium yang masih terpasang bendera Argentina berada di dekat korban.

Karena pintu ruko dalam keadaan terkunci, mereka berupaya memanggil penghuni dengan mengetuk dan menendang pintu hingga akhirnya dibuka oleh kakek korban, Jefri Wengkang. Mereka kemudian menuju lantai dua dan mendapati korban dalam keadaan tidak sadarkan diri, mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh serta mengeluarkan busa dari mulut. Korban segera dievakuasi ke RSUD Liun Kendage Tahuna.

Jefri Wengkang menjelaskan, sebelum kejadian kedua orang tua korban pergi berbelanja, sementara dirinya berada di dalam ruko bersama cucunya. Korban sempat meminta izin bermain di luar rumah, namun tidak diizinkan sehingga tetap berada di dalam ruko. Saat dirinya beristirahat di lantai satu, tanpa sepengetahuannya korban diduga mengganti tiang bambu penyangga bendera dengan tiang besi atau aluminium yang kemudian berada di bawah kabel listrik bertegangan tinggi.

Menurut Jefri, bendera Argentina sebelumnya dipasang menggunakan tiang bambu. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa cucunya telah mengganti tiang tersebut dengan tiang logam yang diduga menjadi penyebab terjadinya sengatan listrik.

Dokter jaga IGD RSUD Liun Kendage Tahuna, dr. Tirza Regina, menyampaikan bahwa korban telah mendapat penanganan awal. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban mengalami luka bakar pada kaki kanan, tangan kiri, dan wajah. Korban masih menjalani pemeriksaan laboratorium serta menunggu penanganan lanjutan dari dokter spesialis bedah.

Pihak kepolisian dari Polsek Tahuna telah menerima laporan kejadian tersebut dan melakukan pendataan berdasarkan keterangan para saksi untuk mengetahui penyebab pasti insiden. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik bertegangan tinggi serta tidak menggunakan benda berbahan logam di area yang berpotensi bersentuhan dengan kabel listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *