TOMOHON, Globalberita.com – Tiga tradisi sekaligus mewarnai lepas sambut Kapolres Tomohon di Mapolres Tomohon, Kamis (9/7/2026). Pedang pora, balon warna-warni, dan burung merpati menjadi penanda estafet kepemimpinan dari AKBP Nur Kholis, S.I.K. kepada AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P.
Upacara serah terima jabatan digelar di Lapangan Apel Polres Tomohon. AKBP Nur Kholis resmi melepas jabatan setelah 1 tahun 6 bulan memimpin, untuk selanjutnya bertugas sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur.
Momen haru terjadi saat AKBP Nur Kholis bersama ibu melewati barisan pedang pora. Usai itu, pelepasan balon warna-warni dan burung merpati ke udara menandai momen perpisahan. Seluruh personel memberi penghormatan terakhir kepada perwira yang dikenal tegas dan disiplin tersebut.
“Semua tugas yang berat akan terasa ringan jika dikerjakan bersama. Kerja sama dan sama-sama bekerja adalah kekuatan kita,” ucap Nur Kholis dalam apel perpisahan terakhirnya.
Ia juga menitipkan pesan agar anggota mendukung Kapolres baru. “Saya titip kepada seluruh anggota untuk mendukung kepemimpinan Kapolres yang baru agar prestasi Polres Tomohon terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.”
Sebelum pamitan, Nur Kholis menitipkan gagasan agar pendakian ke puncak Gunung Lokon dijadikan tradisi bagi personel baru Polres Tomohon sebagai pembinaan mental dan kecintaan terhadap daerah.
Sementara itu, AKBP Novrial Alberti Kombo yang resmi menjabat menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat. “Saya tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh personel,” tegasnya.
Ia menekankan pelayanan terbaik harus diawali dari kedamaian diri. “Kalau hati kita damai, maka pelayanan kepada masyarakat akan berjalan dengan baik.”
Rangkaian pedang pora, balon, dan merpati di Mapolres Tomohon menjadi simbol penghormatan, doa restu, dan semangat baru dalam estafet kepemimpinan Polres Tomohon.












