Tumpukan Peran Kepala Sekolah dalam Budaya Anti Korupsi, Dibahas Kajari Tomohon

TOMOHON25 Dilihat

TOMOHON, Globalberita.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon Dr. Reinhard Tololiu, S.H., M.H. yang didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejari Tomohon Ivan Y. V. Roring, S.H., M.H. menjadi narasumber utama acara “Pendidikan Anti Korupsi Jenjang SD dan SMP di Kota Tomohon Tahun 2025” yang digelar hari Senin (01 Desember 2025) pukul 10.00 Wita sampai selesai di Grand Master Tomohon.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 150 kepala sekolah, guru, dan perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tomohon ini bertujuan menanamkan nilai-nilai anti-korupsi sejak jenjang pendidikan awal. Dalam materinya, Kajari Tololiu memfokuskan pembahasan pada “Peran Kepala Sekolah Sebagai Garda Terdepan Membangun Budaya Anti-Korupsi di Lingkungan Sekolah”.

“Kepala sekolah bukan hanya pengelola sekolah, tetapi juga pembina karakter. Mereka yang bertugas menciptakan lingkungan di mana siswa belajar kejujuran, transparansi, dan bertanggung jawab – nilai-nilai yang akan mencegah terjadinya korupsi di masa depan,” ujar Tololiu.

Selain materi dari Kajari, acara juga menyelenggarakan sesi tanya jawab yang antusias, di mana kepala sekolah bertanya tentang cara menerapkan budaya anti-korupsi di sekolah masing-masing. Kasi Intel Roring turut hadir untuk mendukung kelancaran acara dan memberikan penjelasan singkat terkait pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam upaya anti korupsi.

Acara berjalan dengan aman dan lancar, dengan harapan nilai-nilai anti-korupsi akan semakin melekat di kalangan generasi muda Tomohon.