SANGIHE, GLOBALBERITA– Festival Seni Budaya Sangihe 2025 merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menampilkan beragam kegiatan seni, budaya, dan tradisi lokal guna memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Dikesempatan itu, Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP, menghadiri kegiatan Lomba Hadrah Manggut yang menjadi salah satu rangkaian acara Festival Seni Budaya Sangihe (FSBS) 2025, Minggu (9/11/2025) malam. Kegiatan berlangsung di panggung utama FSBS 2025 di Jalan Boulevard Kompleks Tanah Abang, Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna.
Lomba Hadrah Manggut ini diikuti oleh berbagai kelompok hadrah dari sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati area panggung utama sejak sore hari.
Lomba dibuka dengan doa bersama oleh Imam Masjid Al-Muhajirin Manente, Ramlan Naki, dan dilanjutkan dengan perkenalan dewan juri yang dipimpin oleh Lukman Makapuas, S.Pd. bersama dua anggota juri, Ahmad Nesar dan Yanti Noho, S.Pd.I.
Setiap grup hadrah tampil membawakan tiga lagu, terdiri dari satu lagu wajib “Thala’al Badru Alaina” dan dua lagu pilihan berbahasa Indonesia maupun bahasa daerah Sangihe. Sebanyak sembilan grup tampil memeriahkan lomba, di antaranya Majelis Taklim Tariq Bin Zyrud Embuhanga, LSKI Kelurahan Santiago, Putra Baburahman Petta Selatan, SMA Negeri 1 Tabukan Utara, MTS Negeri 1 Sangihe, Putra Masjid Jabal Nur, Adiba Tidore, Karang Taruna Lenganeng, dan Masjid Al-Fajar Daripa Marange.
Dewan juri menilai setiap penampilan berdasarkan kekompakan, musikalitas, dan nilai-nilai religi yang ditampilkan dalam setiap lagu. Berdasarkan hasil penilaian, GHM LSKI Kelurahan Santiago berhasil meraih Juara I dengan nilai tertinggi 847. Sementara GHM Karang Taruna Lenganeng menempati posisi Juara II dengan nilai 810, dan GHM Adiba Tidore keluar sebagai Juara III dengan nilai 786
Kapolres AKBP Abdul Kholik menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan lomba yang dinilai turut memperkuat semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta mempererat kerukunan antarumat beragama di Kepulauan Sangihe.
“Lomba Hadrah Manggut ini bukan hanya ajang seni dan budaya, tetapi juga wadah memperkuat nilai-nilai keagamaan dan toleransi di tengah masyarakat Sangihe,” ujar AKBP Abdul Kholik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM, bersama Ketua TP PKK Ny. Cherry Thungari Soeyoenus, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Ketua Pengadilan Negeri Tahuna Sigit Triatmojo, SH, MH, Kalapas Kelas IIB Tahuna Iskandar Djamil, serta sejumlah pejabat Forkopimda dan tokoh masyarakat lainnya.













