Milad Gam Ke-47 Aman dan Tentram Damai di Meulaboh

ACEH136 Dilihat

Milad Gam Ke-47 Aman dan Tentram Damai Di Meulaboh

Peliput : is

ACEH BARAT – Wilayah Meulaboh Raya peringati Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke 47 yang dipusatkan di Dusun Panton Leungong, Gampong Peulanteu, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat, Senin (4/12/2023).

Milad ke-47 GAM dihadiri petinggi jajaran KPA/PA, Ketua DPRK Samsi Barmi dari Partai Aceh dan ketua fraksi DPRA partai aceh Tarmizi sp,juga turut hadir PJ Bupati Aceh Barat yang diwakili oleh mirsal dan Dandim 0105 diwakili anggota nya dan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (jasa), Putroe Aceh,Muda Sedang,selanjutnya para Caleg DPRA – DPRK dari Partai Aceh. Disamping itu juga digelar zikir arwah syuhada, sholawat badar, tabligh akbar serta penyantunan anak yatim.

Pernyataan panglima wilayah Meulaboh Raya Dahlan (GAMBIT) Yang diwakili oleh juru bicara KPA Samsul Bahri DM Alias Tgk black,Perjuangan rakyat Aceh sangatlah panjang, mulai dari pertama menghadapi penjajahan Belanda, Jepang pada, DI/TII dan konflik bersenjata dengan Pemerintah Republik Indonesia selama 29 tahun yang mulai pada tahun 1976 dan berakhir pada tahun 2005 dengan satu nota kesepahaman perdamaian pada tanggal 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia.

Demikian disampaikan Ketua KPA Wilayah Meulaboh, diwakili Tgk Zainal Abidin Yang selaku Ulee wilayah Meulaboh Raya,saat membacakan sambutan Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al-Haythar pada Milad GAM ke- 47 di Kubah abu Usman pesantren Darul Aman Gampong peulanteu Kecamatan, beliau sangat bersemangat didalam membaca naskah tersebut pada milad GAM.

Di Hari 4 Desember ini, sama-sama kita bisa mengenang kembali sejarah yang berkaitan langsung dengan perjuangan Aceh,Milad GAM tahun ini mengusung tema Terus Melangkah, Menjemput Cita-Cita,” sebut jubir

Samsul Bahri menjelaskan, 47 tahun yang lalu, penuh dengan pertimbangan sejarah dan aturan-aturan hukum internasional serta keberanian dan tekad Paduka Wali Nanggroe Almarhum Dr. Tengku Tjhik Di Tiro Hasan bin Muhammad beserta para sahabatnya mendeklarasikan kemerdekaan kembali untuk Aceh di pegunungan Halimun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *