Tomohon, Globalberita.com – Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sulawesi Utara Kombes Pol. Ferry Raimond Ukoli, S.I.K. mematangkan skenario pengamanan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.
Penegasan tersebut disampaikan usai Apel Gelar Pasukan di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Kamis (6/8/2026), yang dilanjutkan Rapat Koordinasi Pengamanan di Command Center Pemerintah Kota Tomohon.
Rapat dipimpin langsung Kombes Pol. Ferry Raimond Ukoli didampingi Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol. Yudi Kristanto, S.I.K., Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon Drs. O. D. S. Mandagi.
Ferry menegaskan, rakor tersebut digelar untuk memastikan seluruh personel memahami tugas pokok, tanggung jawab, serta rantai komando selama pengamanan TIFF 2026 yang akan berlangsung pada 7–12 Agustus 2026, dengan puncak Tournament of Flowers pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
“Melalui rapat ini, seluruh personel mendapat penjelasan mengenai tugasnya, apa yang harus dikerjakan, bertanggung jawab kepada siapa, sehingga pada pelaksanaan puncak TIFF tanggal 8 Agustus nanti semuanya sudah memahami perannya dan tinggal melaksanakan tugas di lapangan. Sampai saat ini kami menyatakan Polri, TNI, bersama Pemerintah Kota Tomohon siap melaksanakan pengamanan,” tegas Ferry.
Untuk mendukung pengamanan, Polda Sulut mengerahkan 217 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang berasal dari Brimob, Samapta, Ditlantas, Pam Obvit, Intelkam, Dokkes, Bidang TIK, Humas, dan Propam. Sementara Polres Tomohon menerjunkan 250 personel di bawah kendali Kapolres.
Pengamanan juga diperkuat 1.050 personel pendukung yang terdiri dari unsur TNI AD, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, hingga 768 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang akan ditempatkan di titik-titik strategis.
Terkait rekayasa lalu lintas saat Tournament of Flowers, Ferry menjelaskan skema yang diterapkan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Arus kendaraan umum akan dialihkan melalui jalur lingkar luar, sedangkan jalur utama diprioritaskan bagi tamu VVIP, VIP, dan kendaraan operasional.
“Mulai pukul 06.00 Wita akan dilakukan pengalihan arus kendaraan masyarakat melalui jalan lingkar. Jalur utama diprioritaskan untuk tamu VIP dan kebutuhan operasional penyelenggaraan TIFF,” jelasnya.







