MITRA, Globalberita.com-Di bawah terik sinar matahari di siang hari, tidak ada tirai ataupun batas baik antara masyarakat dan aparat penegak hukum seolah melebur tanpa sekat. Tidak ada meja formal apalagi mimbar yang kaku. Yang ada hanya lingkaran kehangatan, cangkir kopi yang mengepul, dan obrolan jujur dari hati ke hati.
Rabu 21 Oktober 2026 itu, Wakapolres Kompol Jonny Rumate, S.Sos, M.A.P yang didampingi Kasat Binmas Iptu Musa Patah memilih melangkah keluar dari balik dinding ruang kerja. Ia datang bukan sekadar untuk menjalankan tugas dinas, melainkan untuk menyapa, merangkul, dan mendengarkan keluh kesah warga masyarakat.
Bagi warga setempat, kehadiran Wakapolres Mitra tersebut menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan lencana yang tegas, ada sosok pelindung yang siap pasang telinga untuk setiap keresahan mereka, mulai dari cerita keamanan hingga dinamika sosial sehari-hari.
Sembari duduk berjejer bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan para ibu, Kompol Jonny Rumate, S.Sos, M.A.P, menyerap satu per satu aspirasi yang disampaikan warga. Gelak tawa sesekali pecah mengiringi dialog dua arah yang begitu mengalir, membuktikan bahwa pendekatan humanis mampu meluluhkan rasa canggung yang selama ini kerap membatasi warga dengan aparat.
“Polri tidak pernah bisa berdiri dan bekerja sendiri dalam menjaga kedamaian Kabupaten Minahasa Tenggara. Kami pun ingin selalu hadir merangkul masyarakat,” tutur Kompol Jonny Rumate, S.Sos, M.A.P dengan nada lembut.
Bagi Rumate, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukanlah produk dari tindakan represif semata, melainkan buah manis dari rasa saling percaya dan kebersamaan.
“Kami ingin hadir tidak hanya saat ada masalah, tetapi hadir sebagai bagian dari keluarga besar Minahasa Tenggara. Merangkul masyarakat. Menangkap aspirasi, mencari solusi untuk kemudian mengkoordinasikan dengan stakeholder pemerintah daerah, sehingga bisa menjawab apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat. Itulah esensi dari Polri Bersama Masyarakat,” ungkapnya.
Langkah menyambangi warga hingga ke pelosok, ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Minahasa Tenggara dalam mengubah wajah kepolisian menjadi lebih dekat, ramah, dan mengayomi.(CIA)






