MITRA, Globalberita.com-Dr. Feri Tas, SH, M.Hum, M.Si, selaku Plt. Kejaksaan Tinggi (Kejati), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa periode 2026-2031, beserta para pengurus DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat Indonesia (Aslinmas) periode 2026-2031, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Bertempat di Soekarno Legislatif Hall, Senin 19 Oktober 2026.
Kesempatan tersebut dalam sambutan Plt. Kejati Sulut Dr. Feri Tas, SH, M.Hum, M.Si, mengatakan, melantikan saat ini menjadi awal dalam memperkuat kepengurusan, memperluas keanggotaan, dan menyusun program kerja yang dampaknya boleh dirasakan oleh masyarakat.
“Srikandi Jaga Desa, dapat mendorong keterlibatan perempuan di dalam pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga dan pembangunan,” ujar Kejati.
Sementara itu, ASLINMAS dapat menjadi wadah memperkuat kebersamaan dan kapasitas anggota dalam mendukung perlindungan terhadap masyarakat.
“Dalam kontes kerjasama ketiga organisasi Apednas, Srikandi Jaga Desa dan Alinmas ini perlu diwujudkan. Melalui kebutuhan masyarakat, bangun komunikasi dengan pemerintah daerah, Kecamatan desa dan Kelurahan. Agar setiap program memiliki sasaran yang jelas, dan dilaksanakan dengan kewenangan masing-masing,” ungkap Kejati.
Dikatakan Kejati, Kejaksaan Republik Indonesia. Melalui program jaga desa, atau Jaksa Garda Desa dan Kelurahan, terus mendorong penguatan kesadaran hukum kepada masyarakat dan pencegahan penyimpangan.
“Pengurus harus memahami aturan, mengelola kegiatan secara terbuka dan mempertanggung jawabkan setiap amanah dengan baik. Bilah terdapat persoalan hukum dalam pelaksanaan kegiatan, bangun komunikasi dan konsultasikan melalui saluran yang tepat,” ucap Kejati.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Ronald Kandoli yang diwakili oleh Wakil Bupati Fredy Tuda mengatakan, pelantikan ini adalah momentum sakral yang menandai awal dari sebuah tanggung jawab besar.
“Momentum ini menuntut dedikasi, integritas, dan komitmen penuh untuk mengabdi kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara, khususnya di Kabupaten Minahasa Tenggara yang kita cintai ini,” ujar Wabup.
Dikatakan Wabup, kehadiran DPC Srikandi Jaga Desa membawa angin segar bagi penguatan tata kelola di tingkat akar rumput. Perempuan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan pilar utama pembangunan desa. Srikandi Jaga Desa harus mampu menjadi wadah edukasi, melakukan deteksi dini terhadap potensi persoalan hukum, serta mengawal dana desa agar tepat sasaran dan transparan.
“Saya berharap, Saudari-Saudari sekalian dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat desa. Mari kita wujudkan iklim pedesaan yang sadar hukum, aman, dan kondusif melalui sentuhan pendekatan yang humanis namun tetap tegas,” harap Wabup.
Di sisi lain Wabup menuturkan, pengukuhan DPC ASLINMAS se-Kabupaten Minahasa Tenggara memegang peranan yang tidak kalah krusial. Perlindungan masyarakat (Linmas) adalah garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan, ketenteraman, dan ketertiban umum di wilayah desa maupun kelurahan. Tantangan sosial kedepan akan semakin kompleks.
“Karena itu, pengurus ASLINMAS harus bertransformasi menjadi organisasi yang responsif, adaptif, dan memiliki kapasitas yang mumpuni dalam mitigasi bencana, pencegahan gangguan kamtibmas, serta tanggap darurat sosial. Lakukan koordinasi berjenjang yang solid mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten agar setiap potensi gangguan di masyarakat dapat diantisipasi sedini mungkin,” ucap Wabup.
Lebih lanjut ditekankan Wabup, keberhasilan pembangunan di Minahasa Tenggara tidak dapat dicapai oleh pemerintah daerah sendirian. Diperlukan konsep kerja sama ‘Pentahelix’ (Kolaborasi multi pihak) di mana organisasi kemasyarakatan seperti Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS menjadi mitra strategis pemerintah.
“Saya minta setelah pelantikan ini, segera susun program kerja yang realistis, aplikatif, dan sinergis dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. Hindari ego sektoral dan perkuat kolaborasi antar lembaga demi kemaslahatan seluruh masyarakat,” tutup Wabup.
Prosesi pelantikan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kejati Sulut Dr. Fery Tas, SH, M.Hum, M.Si, disaksikan Wakil Bupati Fredy Tuda, Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara yang juga anggota DPD RI, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut, Ibu Ners Gresti, M.M.M., M.Kes., S.Kep., Sp.Kep., M.B, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, SH, MH, Ketua DPRD Mitra, Chris Rumansi, SP, M.Si, serta perwakilan Forkopimda Mitra.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah David H. Lalandos, AP, MM, Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Mitra Sammy Pongilatan, para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Camat, Hukum Tua, serta Lurah se-Kabupaten Minahasa Tenggara.(CIA)









