Dugaan Pelecehan Seksual di Kotamobagu: Terduga Pelaku Ancam Korban dengan Kalimat ‘Saya Anak Bupati Boltim’

BMR91 Dilihat

BOLTIM, Global Berita – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang wanita berinisial Bunga, warga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kian menyita perhatian publik. Selain aksi pelecehan itu sendiri, terungkap adanya upaya intervensi dan tekanan psikis yang dialami korban dari terduga pelaku.

Berdasarkan penuturan kuasa hukum korban, Luki Mokoginta, intensitas tekanan terhadap korban meningkat saat insiden tersebut terjadi. Luki mengungkapkan bahwa dalam situasi genting, korban sempat menghubungi saudaranya yang bertugas sebagai ajudan Bupati Boltim untuk mencari bantuan atau perlindungan.

Namun, alih-alih menghentikan aksinya, terduga pelaku justru merespons dengan kalimat yang bernada ancaman dan intimidatif.

“Dalam momen tersebut, terduga pelaku melontarkan kalimat tekanan dengan berkata, ‘Kamu tidak tahu saya anak Bupati’ untuk menakut-nakuti korban,” jelas Luki kepada media Global, Senin (14/09/2026).

Luki menilai ucapan tersebut merupakan bentuk pencatutan nama jabatan dan upaya intimidasi sistematis untuk membungkam korban. Dampak dari tekanan mental dan rasa takut yang ditimbulkan dikabarkan membuat kondisi psikologis Bunga semakin tertekan. Hal ini dikhawatirkan dapat menghambat proses pemulihan trauma serta mempersulit korban dalam menempuh jalur hukum untuk menuntut keadilan.

Menanggapi perkembangan tersebut, pihak kuasa hukum mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas perkara ini tanpa pandang bulu. Perlindungan hukum maksimal bagi korban menjadi tuntutan utama agar proses investigasi dapat berjalan secara adil, transparan, dan bebas dari intervensi pihak manapun.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak keluarga Bupati Boltim maupun instansi terkait mengenai keterlibatan atau kaitan terduga pelaku dengan pejabat daerah setempat. Masyarakat kini menunggu tindakan tegas dari kepolisian dalam menangani kasus sensitif yang melibatkan dugaan abuse of power ini.

Hery Mokodongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *