Kecam Pernyataan Hotman Paris, PWI Kota Kotamobagu Gelar Aksi Damai di Bundaran Paris

BMR60 Dilihat

KOTAMOBAGU, Global Berita – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Kotamobagu menggelar aksi demonstrasi damai di Bundaran Paris, pusat Kota Kotamobagu, pada Jumat (24/7/2026). Aksi ini merupakan bentuk kecaman keras terhadap pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, yang dinilai telah melontarkan pernyataan merendahkan dan menghina profesi wartawan.

Puluhan anggota PWI Kota Kotamobagu terlihat berkumpul dengan membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar Hotman Paris meminta maaf secara terbuka kepada seluruh insan pers Indonesia. Para peserta aksi juga menyerukan pentingnya menjaga martabat serta independensi jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

Ketua PWI Kota Kotamobagu, Konni Balamba, dalam orasinya menyatakan bahwa pernyataan Hotman Paris yang viral di media sosial sangat mencederai perasaan dan etika jurnalistik. Ia menyoroti frasa-frasa kasar seperti “lu punya otak nggak” dan “tanya kakekmu” yang dilontarkan Hotman saat berinteraksi dengan wartawan.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat profesi kami dilecehkan. Wartawan bekerja berdasarkan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan memiliki kode etik yang harus dihormati,” tegas Konni Balamba di hadapan massa aksi.

Aksi yang digelar oleh PWI Kota Kotamobagu ini merupakan bagian dari gelombang protes yang lebih luas dari berbagai organisasi pers di seluruh Indonesia sebagai respons atas pernyataan kontroversial Hotman Paris. PWI menekankan bahwa kebebasan pers adalah pilar demokrasi yang harus dijaga bersama. Setiap upaya untuk mengintimidasi atau merendahkan wartawan dianggap sebagai ancaman serius bagi kebebasan informasi publik.

Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua PWI Kotamobagu, Konni Balamba, bersama para koordinator lapangan (korlap), yaitu Iwan Mokodompit, Rey Paputungan, Reza Ramadhan, Yogie Mokoagow, dan Rommy Lasupu.

 

Hery Mokodongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *