MINSEL, GLOBALBERITA – ABPEDNAS Sulawesi Utara yang dipimpin Ir. Stefanus BAN Liow, MAP terus bergerak memantapkan konsolidasi internal. Organisasi yang menjadi wadah berhimpun seluruh anggota BPD ini tak henti-hentinya melakukan agenda untuk penguatan serta peningkatan kapasitas peran BPD.
Kalo ini rangkaian agenda penguatan kelembagaan desa digelar di Kabupaten Minahasa Selatan tepatnya di Desa Ritey Kecamatan Amurang Timur.
Kegiatan yang dilaksanakan yaitu Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Bersinergi dengan Pemerintah Desa, setelahnya kegiatan langsung dilanjutkan dengan Musyawarah Kecamatan (Muscam) ABPEDNAS serta Srikandi Jaga Desa Kecamatan Amurang Timur di Desa Ritey, Jumat (24/7/2026).

Pelaksanaan Muscam diawali dengan arahan dari Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP. Dalam penyampaiannya, Liow yang juga menjabat Ketua BULD DPD RI menekankan pentingnya penguatan kapasitas, netralitas, serta profesionalisme BPD sebagai mitra sejajar Pemerintah Desa dalam mengawal transparansi anggaran dan pembangunan desa.
Muscam berlangsung secara demokratis dan dipimpin langsung oleh Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Minahasa Selatan, Notje Karamoy, SH, bersama Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Minahasa Selatan, Doktor Masye Liando, M.Pd, serta didampingi oleh Sekretaris DPD ABPEDNAS Sulut, Drs. Jakried Maluenseng, MSc.
Agenda utama Muscam diisi dengan pemilihan Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) ABPEDNAS dan Ketua Srikandi Jaga Desa Kecamatan Amurang Timur melalui mekanisme pemungutan suara (voting):

Ketua PK ABPEDNAS Amurang Timur: Terpilih Jootje Mogigir dengan perolehan 5 suara, menyisihkan kandidat Milton Sangkoy yang memperoleh 4 suara.
Ketua Srikandi Jaga Desa Amurang Timur: Terpilih Dra. Ester Tumewang dengan perolehan 5 suara, unggul atas kandidat Meyni yang meraih 3 suara.
Menanggapi suksesnya pergelaran Bimtek dan Muscam tersebut, Camat Amurang Barat, Meylisa Aring, SSTP, M.Si, menyampaikan harapannya agar seluruh elemen kelembagaan desa dapat memperkuat koordinasi di lapangan.
“Melalui pembekalan dan bimtek ini, diharapkan Hukum Tua, BPD, dan LPM mendapatkan pemahaman bersama terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing, disertai komitmen untuk menjalankan sinergi dan kolaborasi yang baik demi kemajuan desa maupun kelurahan,” ungkap Meylisa Aring.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa di tingkat kecamatan, diharapkan hubungan kemitraan antara BPD, Pemerintah Desa, dan lembaga kemasyarakatan dapat terjalin makin harmonis demi kesejahteraan masyarakat di wilayah Amurang Timur dan Minahasa Selatan secara berkelanjutan.
(DArK)







