Polres Sangihe Gelar Kenal Pamit, Prosesi Adat dan Pedang Pora Menyambut AKBP Rully Robinson Polii

SANGIHE39 Dilihat

SANGIHE, GLOBALBERITA—- Polres Kepulauan Sangihe menggelar rangkaian kegiatan penyambutan Kapolres baru, AKBP Rully Robinson Polii, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., sekaligus acara perpisahan (farewell) bagi pejabat lama, AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., di Markas Polres Kepulauan Sangihe, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.40 Wita hingga 18.00 Wita itu dihadiri seluruh pejabat utama Polres, para kapolsek jajaran, personel Polri dan ASN, serta jajaran Bhayangkari Cabang Kepulauan Sangihe.

Prosesi penyambutan Kapolres baru diawali dengan penjemputan oleh Polisi Cilik (Pocil), pengalungan bunga, serta penyerahan buket kepada AKBP Rully Robinson Polii dan Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Sangihe, Ny. Kia Rully Robinson Polii.

Memasuki halaman Mapolres, Kapolres baru disambut secara adat oleh Ketua Adat Kabupaten Kepulauan Sangihe, Lukman Makapuas, S.Pd., melalui tutur adat berbahasa Sangihe yang dilanjutkan dengan tarian tradisional sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin baru.

Selanjutnya, prosesi Pedang Pora yang dibawakan para perwira Polres Kepulauan Sangihe mengiringi langkah AKBP Rully Robinson Polii menuju Mako Polres, disusul penampilan Grup Masamper Putra Bhayangkara Polres Kepulauan Sangihe.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel bersama yang dipimpin secara bergantian oleh Kapolres lama dan Kapolres baru. Dalam kesempatan tersebut, keduanya memberikan arahan kepada seluruh personel sebagai bagian dari proses estafet kepemimpinan.

Usai apel, dilaksanakan laporan kesatuan di Ruang Vidcon Polres Kepulauan Sangihe sebagai bagian dari serah terima kondisi organisasi, yang diikuti para pejabat utama, perwira, dan para kapolsek jajaran.

Sementara itu, jajaran Bhayangkari Cabang Kepulauan Sangihe juga menggelar rapat paripurna bersama pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai bagian dari proses pergantian kepemimpinan organisasi pendamping Polri tersebut.

Menjelang sore, suasana haru mewarnai prosesi farewell bagi AKBP Abdul Kholik bersama Ny. Adellia Kholik. Dengan iringan Upacara Pedang Pora, pejabat lama dilepas secara resmi oleh Kapolres baru, pejabat utama, para kapolsek, Bhayangkari, serta seluruh personel Polres Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Abdul Kholik menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dukungan dan kerja sama yang diberikan selama hampir dua tahun dirinya memimpin Polres Kepulauan Sangihe.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja sama, mendukung, dan menjadi bagian dari perjalanan pengabdian saya bersama keluarga di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Tanpa dukungan rekan-rekan, tugas sebagai pimpinan tidak akan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap, perkataan maupun kebijakan yang kurang berkenan.

“Sebagai manusia tentu tidak luput dari kekhilafan. Dari lubuk hati yang paling dalam saya memohon maaf apabila selama memimpin terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Saya berharap kita semua dapat saling memaafkan sehingga saya bersama keluarga dapat melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru dengan hati yang tenang,” ungkapnya.

AKBP Abdul Kholik juga mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga kekompakan, bekerja secara profesional, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Sangihe yang baru, AKBP Rully Robinson Polii, mengaku bersyukur dapat dipercaya memimpin Polres Kepulauan Sangihe. Ia memberikan apresiasi atas dedikasi pejabat lama yang dinilainya telah meletakkan fondasi organisasi dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada AKBP Abdul Kholik atas pengabdian dan dedikasi selama memimpin Polres Kepulauan Sangihe. Apa yang telah dibangun akan menjadi dasar bagi kami untuk melanjutkan tugas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

AKBP Rully juga mengajak seluruh personel untuk mempertahankan budaya kerja yang profesional, humanis, dan solid dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *