TOMOHON, Globalberita.com – Momentum penting terjadi di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Drs. Johny Runtuwene, D.E.A. resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kota Tomohon periode 2024-2029 dalam Rapat Paripurna, Selasa 7 Juli.
Pelantikan ini disambut hangat Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien, S.T., M.Inf.Tech. Ia menilai, kepemimpinan Johny Runtuwene akan membawa energi baru bagi penguatan kebijakan publik, khususnya di sektor pendidikan.
“Selamat bertugas kepada Bapak Drs. Johny Runtuwene, D.E.A. sebagai Ketua DPRD Tomohon. Ini amanah besar untuk rakyat. Kami yakin dengan rekam jejak dan integritas beliau, DPRD Tomohon akan semakin produktif melahirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat,” ujar Febry Dien, Selasa 7/7/2026.
Yang menarik, sosok Johny Runtuwene bukan orang baru di dunia penjaminan mutu pendidikan nasional. Sebelum terjun ke politik, ia tercatat sebagai Mantan Kepala LPMP Sulawesi Utara selama 19 tahun. Selama hampir dua dekade, ia mengawal langsung program peningkatan mutu guru, kepala sekolah, dan satuan pendidikan di Bumi Nyiur Melambai.
Pengalaman itu dinilai Febry sebagai modal strategis. “Tomohon punya sejarah sebagai barometer pendidikan di Sulut. Dengan latar belakang Pak Johny, saya optimistis kerja sama antara DPRD, Pemkot, dan BPMP Sulut akan semakin erat. Kebijakan pendidikan kita bisa lebih tajam dan tepat sasaran,” tegasnya.
BPMP Sulut sendiri merupakan UPT Kemendikdasmen yang bertugas memastikan mutu pendidikan di daerah. Febry menegaskan pihaknya siap berkolaborasi penuh dengan DPRD Tomohon di bawah kepemimpinan Johny Runtuwene. Fokusnya: mengawal revitalisasi satuan pendidikan, transformasi guru, dan implementasi Kurikulum Merdeka.
Catatan kerja bersama keduanya sudah terlihat sebelumnya. Johny Runtuwene pernah mengapresiasi langkah proaktif Febry Dien bersama tim BPMP Sulut saat turun langsung meninjau Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di Tomohon. Program turunan Inpres Nomor 7 Tahun 2025 itu mengalokasikan Rp4,04 miliar dari APBN untuk enam sekolah di Tomohon.
“Kekompakan lintas lembaga itu kuncinya. Antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif harus satu visi agar mutu pendidikan kita naik kelas,” kata Johny dalam kesempatan terpisah.












