Sisir Sungai dari Air Terjun Paris ke Maruwasey, Pencarian Queentania Dilanjutkan Besok dengan Area Diperluas

KAYUUWI, GlobalBerita.com — Operasi pencarian Queentania Makal, warga Desa Ampreng, Kecamatan Langowan Barat, yang dilaporkan hilang di kawasan Air Terjun Paris sejak Sabtu 23 Mei 2026, kembali dilanjutkan tim gabungan pada hari ketiga, Hingga sore ini, korban masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Minahasa dan Minsel, BPBD Minahasa, personel Polsek Kawangkoan di bawah pimpinan Kapolsek Ipda Rinto Langi, anggota TNI, Satpol PP. Minsel, Pemerintah Kawangkoan Barat dan Langowan Barat, pemerintah desa, dan masyarakat setempat terus menyisir aliran sungai dari titik awal Air Terjun Paris ke arah Maruwasey.

Penyisiran hari ini diperluas dengan membagi personel menjadi tiga tim. Tim pertama bergerak dari titik kejadian menuju kawasan perkebunan Suro, tim kedua menyisir dari Suro ke arah Tareran, sementara tim ketiga melebarkan pencarian ke hutan sekitar air terjun.

Camat Kawangkoan Barat Heppy Lumintang yang ikut memantau langsung jalannya operasi mengatakan medan yang terjal dan derasnya arus sungai menjadi tantangan besar bagi tim di lapangan. Meski demikian, seluruh unsur tetap bersinergi dan berupaya maksimal. Posko pencarian tempat tim SAR masih disiagakan untuk menampung informasi dari warga sekaligus menjadi pusat koordinasi tim gabungan.

Operasi pencarian akan dilanjutkan besok dengan area yang lebih luas. Rencana besok, penyisiran akan difokuskan ke tiga titik lanjutan dari Tareran ke bagian barat arah Maruwasey untuk memastikan seluruh potensi lokasi sudah tercakup.

News Feed