MITRA, Globalberita.com-Bermula dari jembatan bambu, ke jembatan Beton. Jembatan Garuda jadi harapan baru bagi warga masyarakat Desa Wioi Dua, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Lewat program Kodim 1302 Minahasa, bersama Koramil 11 Ratahan, yang sekarang ini telah mencapai 89,75 persen. Senin 11 Mei 2026, pukul 12.00 WITA.

Pekerjaan yang dilaksanakan hari ini difokuskan pada proses pengecoran lantai jembatan sebagai bagian dari tahap akhir pembangunan fisik. Kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga dan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Jembatan Garuda yang dibangun di atas Sungai Abuang ini memiliki ukuran panjang 10 meter dan lebar 3 meter. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat, sekaligus menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah pedesaan.
Hingga saat ini, proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Personel Kodim 1302/Minahasa bersama unsur terkait terus bekerja maksimal agar pembangunan jembatan dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat.
Program pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan infrastruktur di wilayah, khususnya di daerah yang membutuhkan akses penghubung yang lebih aman dan layak.(CIA)












