Wabup Vanda Sarundajang Buka Festival Tunas Bahasa Ibu Minahasa 2025

MINAHASA234 Dilihat

Minahasa, 14 Oktober 2025 – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S, membuka secara resmi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Minahasa Tahun 2025 yang berlangsung di Wale Palelon Kawangkoan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya melestarikan dan menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah di kalangan generasi muda Minahasa. FTBI diharapkan dapat menjadi ruang kreatif bagi peserta didik untuk mengenal, menggunakan, dan mencintai bahasa ibu sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, serta seluruh panitia yang telah berperan dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman yang serba modern.

> “Bahasa daerah adalah jati diri dan kebanggaan kita. Melalui kegiatan ini, saya berharap anak-anak kita semakin mencintai bahasa ibu dan menjadikannya bagian dari keseharian mereka. Dengan begitu, budaya dan identitas Minahasa akan tetap hidup dan lestari,” ujar Wabup VaSung dalam sambutannya.

 

Festival Tunas Bahasa Ibu tahun ini diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah dasar dan menengah se-Kabupaten Minahasa. Para peserta berkompetisi dalam berbagai lomba, antara lain bercerita dalam bahasa daerah, menulis naskah, membaca puisi, serta pidato dalam bahasa ibu. Setiap cabang lomba bertujuan menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat peran bahasa daerah dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubag Umum Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Ketua Panitia FTBI, para Kepala Sekolah, guru pendamping, serta peserta lomba. Wabup VaSung juga didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa dan Camat Kawangkoan yang bersama-sama memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya festival tersebut.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang mengajak seluruh peserta dan masyarakat Minahasa untuk terus menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa daerah sebagai bagian penting dari warisan budaya.

> “Mari kita rawat dan ajarkan bahasa daerah kepada anak-anak kita sejak dini. Dengan begitu, mereka tidak hanya menjadi generasi cerdas, tetapi juga generasi yang berakar kuat pada budaya dan nilai-nilai luhur Minahasa,” tutupnya.(Mei)