Gus Baha Berbagi Cara Pembuktian 1 Syawal, Ada hubungannya dengan Gerhana Bulan Malam ini yuk kita intip Begitu Mencengangkan Ternyata!

PENDIDIKAN385 Dilihat

GLOBAL BERITA, JAKARTA -Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha empat tahun lalu pernah menyampaikan cara pembuktian kapan sebetulnya 1 Syawal.

Hal ini cukup melihat bulan pada tanggal 15 yang diyakininya, apakah bulan sudah sempurna atau belum.

Gus Baha menegaskan bahwa melihat bulan di tanggal 15 itu adalah cara Allah tetap bikin ilmu menurut orang awam yang tidak memahami ilmu falak.

Namun, mereka tetap bisa menguji kebenaran awal Syawal dari tanggal 15.

Jika tanggal 15 di bulan tersebut belum purnama, ternyata sempurnanya baru esoknya, atau lusanya, berarti itulah yang benar 1 Syawalnya.

Atau sebaliknya, pada tanggal 15 ternyata bulan telah menyusut, maka berarti 1 Syawal jatuh pada hari sebelumnya.

Lebih lanjut, Gus Baha menyampaikan bahwa sebenarnya ini perangkat awam, yang bisa memperlihatkan siapa di antara pihak-pihak yang mengemukakan pendapat yang benar.

Sebenarnya tidak masalah menurut teori Falak, kata Gus Baha.

Bagi orang yang tidak menekuni ilmu Falak, lanjut Gus Baha, biasanya suka bilang, “sesama Islam kok beda lebarannya”.

“Memang kalau sama-sama Islam pikirannya harus sama? Orang yang berpikir seperti ini secara ilmu demokrasi saja sudah salah.

Kan tidak harus sama meskipun agamanya sama.

Itu sunnatullah. Cobalah percaya ilmu, jangan banyak bicara,” kritik Gus Baha.

Jika dihitung dari tanggal tersebut, berarti tanggal 15 Syawal 1444 H bertepatan pada Jumat malam Sabtu, 5-6 Mei 2023, tepat pada saat bulan mengalami gerhana penumbra.

Dijelaskan dalam Informasi Gerhana Bulan Penumbra 15 Syawal 1444 H/5-6 Mei 2023 M yang diterbitkan LF PBNU, gerhana bulan penumbra terjadi saat istikbal, tetapi bulan tidak bersinggungan sama sekali dengan kerucut bayangan inti (umbra) bumi.

Cakram bulan hanya memasuki kerucut bayangan tambahan (penumbra) bumi, baik seluruhnya maupun sebagian saja.

“Dan pada puncak gerhana, ketampakan bulan sangat sulit dibedakan dengan bulan purnama biasa kecuali oleh perukyah berpengalaman,” demikian keterangan Informasi LF PBNU.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Gplocean is a community of web owners, creative designers as well as programmers in WordPress/Woocommerce niche. We offer much more than 2000 premium plugins and additionally themes to download without charge : https://coky.site/kV