Dua Anak Tewas Terbakar di Dalam Kamar

SUMATERA80 Dilihat

GLOBALBERITA.COM, MEDAN – Sebuah rumah di Perumahan Minimalis Jalan Selamat Pulau Lingkungan VI Kelurahan Sitirejo 3 Kecamatan Medan Amplas terbakar, Rabu (3/5/2023) sekira pukul 12.00 WIB.

Akibat kebakaran rumah yang diketahui milik Sepno (60) tersebut, dua orang anaknya B (3) dan A(5) tewas terpanggang di dalam kamar.

Menurut penuturan Arsyat (37) tetangga korban, kebakaran terjadi pukul 12.00 WIB.

“Kebakaran terjadi pukul 12.00 WIB. Dan api berasal dari kamar dimana kedua anak tersebut ditinggal ayahnya yang berjualan ayam potong di Simpang Limun. Sementara yang paling besar ME (12) belum pulang sekolah,” ujarnya.

Arsyat menyebut warga sudah berusaha mendobrak pintu pagar yang dikunci dari luar dan menyiram air seadanya.

“Pada saat terbakar, pintu terkunci dari luar. Itulah yang menyebabkan anak-anak tersebut terjebak dalam kamar. Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba dan tidak lama bisa memadamkan api,” ucapnya.

Sementara itu kepling Lingkungan VI Kelurahan Sitirejo 3, Ari Syandi (42) mengatakan kedua anak dievaluasi sudah dalam keadaan melepuh akibat terbakar dan dilarikan ke RS Mitra Medika Jalan Sisingamangaraja Amplas.

“Kondisi kedua anak tersebut sangat menggenaskan. Si A terbujur kaku dalam keadaan telungkup di lantai, sementara si B berada di atas tempat tidur dengan luka bakar hebat,” jelasnya.

Ari menyebut karena tidak ada ambulan, kedua korban dibawa ke RS Mitra Medika menggunakan beca barang.

“Melihat kedua korban, segera warga menaikkan kedua korban ke beca barang karena tidak ada ambulan. Pada saat itu si B dalam keadaan sekarat. Keduanya segera dilarikan ke RS Mitra Medika,” ucapnya.

Saat di rumah sakit, kedua korban dinyatakan meninggal dunia. Keluarga menolak kedua korban untuk diotopsi dan membawanya ke rumah nenek korban di Jermal XV.

“Ayah korban menolak otopsi kedua anaknya dan membawa ke rumah neneknya yang ada di Jermal XV untuk disemayamkan,” tuturnya.

Disinggung penyebab kebakaran, Ari menyebut berdasarkan keterangan keluarganya berasal dari mancis.

“Menurut keluarganya, si A suka mainkan mancis, jadi kemungkinan kebakaran dipicu oleh mancis yang dihidupkan itu,” ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ridwan ketika dikonfirmasi menyebut diduga api berasal dari hubungan pendek arus listrik.

Dugaan sementara api karena korsleting. Tapi, penyebabnya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *