SANGIHE, GLOBALBERITA— PLH Kapolres Sangihe AKBP Edwin Johanis Humokor, SH, MH turun langsung memantau dan bantu warga lokal di kampung mohong sawang, kecamatan kendahe, Sabtu (20/9/2026).
Humokor peduli terhadap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) yang bermula di puncak gunung api awu sejak awal september lalu yang hingga kini belum juga padam total.
Turun langsung melakukan drop air ke pos-pos dipuncak perkebunan warga, yang dijadikan tempat untuk menampung air yang akan digunakan untuk penanganan karhutla.
Dikesempatan itu, PLH Kapolres sangihe juga didampingi oleh Kapolsek Kendahe, IPDA Sufarta Sendeng bersama Ketua Bhayangkari Ranting Kendahe, Camat Kendahe Irwin R. Sasiang, S.P, Perangkat desa, Tim III Karhutla Polres Sangihe, juga Personel polsek kendahe.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung di halaman Mako Polres Kepulauan Sangihe sekitar pukul 10.00 WITA. Apel dipimpin langsung oleh PLH Kapolres Sangihe sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel sebelum menuju lokasi.
Usai apel, Tim 3 Karhutla bergerak menuju Posko Bantuan Karhutla di Kampung Mohong Sawang. Dari posko tersebut, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju kawasan lereng Gunung Awu yang sebelumnya menjadi lokasi kebakaran.
Berdasarkan hasil pemantauan tim di lokasi, saat kegiatan berlangsung tidak terlihat adanya titik api. Meski demikian, personel tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api, terutama di kawasan yang masih berpotensi terbakar.
Kepolisian bersama masyarakat dan relawan terus memperkuat sinergi dalam penanganan karhutla di lereng Gunung Awu. Pemantauan dan langkah-langkah pencegahan tetap dilakukan guna memastikan kondisi kawasan tetap terkendali dan tidak terjadi kembali penyebaran api.
Kehadiran langsung pimpinan kepolisian di tengah masyarakat juga menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi ancaman karhutla yang terjadi di kawasan Gunung Awu.







