Kunjungan Delegasi Jepang ke Pasar Tomohon: Meninjau Sistem Sanitasi di Tengah Praktik Perdagangan Hewan yang Masih Ada

TOMOHON144 Dilihat

​TOMOHON,Globalberita.com – Agenda penguatan kerja sama lingkungan antara Pemerintah Kota Tomohon dan Kota Maniwa, Jepang, memasuki babak penting.

Pada 10-11 Februari 2026, delegasi dari Maniwa melakukan kunjungan lapangan ke berbagai fasilitas publik di Tomohon, termasuk Pasar Beriman, untuk memetakan penerapan teknologi sanitasi dan pengolahan limbah yang lebih modern.

​Kunjungan ini merupakan bagian dari misi besar transfer teknologi tepat guna yang mencakup pengelolaan sampah organik dan limbah IPAL.

Saat menyambangi Pasar Beriman, delegasi Jepang melihat langsung dinamika aktivitas perdagangan tradisional sebagai bahan observasi untuk meningkatkan standar kebersihan lingkungan pasar di masa depan.

​Namun, di tengah peninjauan tersebut, masih terpantau adanya aktivitas perdagangan hewan anjing di area pasar.

Hal ini menjadi catatan tersendiri mengingat Pemerintah Kota Tomohon sebelumnya telah mengeluarkan larangan resmi terkait perdagangan daging anjing dan kucing sejak Juli 2023.

Kebijakan tersebut sejatinya diketahui disepakati untuk meningkatkan standar kesehatan publik dan keamanan dari risiko penyakit zoonosis seperti rabies.

​Selain meninjau pasar, delegasi juga memberikan apresiasi terhadap inovasi lokal seperti penggunaan eco-enzyme di peternakan warga dan pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang terus dibenahi.

​Walikota Tomohon dalam pertemuan resmi tersebut menyambut baik masukan dari delegasi Maniwa.

Sementara itu, Walikota Tomohon Caroll Senduk saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp terkait informasi masih adanya perdagangan hewan (anjing) di kawasan Pasar Tomohon, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban resmi.