TOMOHON,Globalberita.com – Kota Tomohon merayakan hari jadinya yang ke-23 dengan penuh khidmat melalui Rapat Paripurna Istimewa yang digelar oleh DPRD Kota Tomohon pada Selasa (27/1).
Acara ini menjadi puncak refleksi atas perjalanan panjang kota yang kini terus bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan modern dengan tetap menjaga kelestarian lingkungannya sebagai identitas utama.
Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., didampingi Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menegaskan bahwa kemajuan pesat yang dirasakan saat ini merupakan buah dari sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota menayangkan video visual Progress Report 2025 yang memaparkan berbagai capaian strategis, termasuk keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 12 kali berturut-turut, prestasi gemilang di bidang transformasi digital, hingga pengakuan internasional melalui kesuksesan penyelenggaraan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025.
Tema Hari Jadi tahun ini, “Bertransformasi, Berwawasan Lingkungan, dan Berdaya Saing”, ditekankan sebagai komitmen bersama untuk menjawab tantangan zaman dan dinamika global.
Wali Kota berharap pembangunan di Tomohon ke depan terus mengedepankan prinsip keberlanjutan yang berkeadilan demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Meski banyak prestasi telah diraih, pemerintah menyadari masih adanya tantangan yang harus dibenahi melalui semangat gotong royong yang berkelanjutan.
Gubernur Sulawesi Utara, melalui Asisten Administrasi Umum Dr. Fransiscus E. Manumpil, turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian positif dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Tomohon sepanjang tahun 2025.
Gubernur berpesan agar kepemimpinan yang ada terus menghasilkan tindakan nyata dan dampak positif bagi masyarakat luas. Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Ferdinand Turang, S.Sos. ini diakhiri dengan doa lintas agama sebagai simbol kuatnya kerukunan dan persatuan yang menjadi pondasi utama pembangunan di Kota Tomohon.







