Bupati Minahasa Ikuti Arahan Mendagri dalam Rakor Nasional Pengendalian Inflasi

MINAHASA540 Dilihat

Minahasa, Selasa 2 September 2025 – Bupati Minahasa, Bapak Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Ibu Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, mengikuti Arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sekaligus Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D, dan diikuti oleh seluruh kepala daerah serta jajaran terkait di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Minahasa mengikuti kegiatan ini dari Ruang Command Center dengan menghadirkan perangkat daerah teknis yang berhubungan langsung dengan isu pengendalian inflasi.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang bisa berdampak luas pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, strategi pengendalian inflasi harus dilakukan secara terpadu, melibatkan pemerintah pusat, daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya.

“Langkah pengendalian inflasi di daerah harus nyata dan dirasakan langsung masyarakat. Mulai dari menjaga ketersediaan pasokan pangan, memperkuat distribusi, hingga mendorong kerja sama antar daerah,” tegas Mendagri.

Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menyampaikan komitmen Pemkab Minahasa untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat. Ia menekankan bahwa stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Pemkab Minahasa melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga di pasaran, memastikan ketersediaan pangan, serta melindungi daya beli masyarakat,” ujar Bupati.

Sementara itu, Sekda Minahasa Dr. Lynda D. Watania menambahkan bahwa upaya pengendalian inflasi juga akan melibatkan koordinasi lintas perangkat daerah, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat. “Kita semua memiliki peran dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah,” ungkapnya.

Rapat koordinasi nasional ini diharapkan dapat memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan inflasi, sehingga kesejahteraan masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan stabil.(Mei)