TOMOHON,Globalberita.com — Direktorat Binmas Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menggelar rangkaian kegiatan pembinaan, monitoring, dan asistensi terpadu yang dipusatkan di Aula Parama Satwika Kepolisian Resor Tomohon pada hari Selasa.
Agenda krusial ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk memperkuat kapasitas personel, mengoptimalkan serapan program, serta mengevaluasi seluruh capaian kinerja operasional Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di wilayah hukum Polres Tomohon.
Rangkaian acara yang dimulai tepat pukul sepuluh pagi tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat penting dari Polda Sulawesi Utara dan Polres Tomohon beserta jajaran terkait. Hadir secara langsung di lokasi, Ajun Komisaris Besar Polisi I Made Muliawan selaku Kasubdit Binpolmas Dit Binmas Polda Sulut yang memimpin jalannya agenda sebagai Ketua Tim sekaligus bertindak selaku pembicara utama.
Turut hadir mendampingi di barisan tim penilai, Ajun Komisaris Polisi Mika Sambira selaku Pelaksana Harian Kasubdit Bhabinkamtibmas Polda Sulut yang juga bertindak selaku pembicara dalam memberikan pembekalan taktis.
Kedatangan tim bentukan Polda Sulawesi Utara tersebut disambut langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Tomohon Komisaris Polisi Stenly Mawidingan bersama Kepala Satuan Binmas Polres Tomohon Inspektur Polisi Satu Robert Kalele.
Sementara itu, jajaran Personil Satuan Binmas Polres Tomohon beserta seluruh Personil Bhabinkamtibmas se-Polres Tomohon turut hadir di dalam ruangan guna mengikuti seluruh rangkaian pemaparan materi dan evaluasi secara seksama.
Pada sesi pertama, pembicara memaparkan hasil evaluasi mendalam terkait capaian kegiatan tahunan dua ribu dua puluh lima dan triwulan pertama tahun dua ribu dua puluh enam.
Dalam arahannya, tim memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan performa para personel Bhabinkamtibmas yang telah berhasil menjaga stabilitas keamanan serta menyukseskan berbagai upaya penyelesaian perkara sosial melalui metode pemecahan masalah atau problem solving di tingkat kelurahan.
Namun, di samping apresiasi tersebut, pembicara juga memberikan catatan tegas mengenai pentingnya optimalisasi input data pada aplikasi pelaporan resmi institusi agar catatan administrasi di sistem selaras dengan fakta riil di lapangan.
Memasuki tahapan monitoring pelaksanaan triwulan kedua, Ketua Tim melakukan pemeriksaan berkala untuk meninjau sejauh mana serapan program pembinaan masyarakat dan intensitas sambang kamtibmas yang sedang berjalan.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kehadiran personel kepolisian di lingkungan warga tetap konsisten serta selalu tanggap terhadap berbagai potensi gangguan lokal.
AKBP I Made Muliawan mengingatkan kembali dengan tegas bahwa Bhabinkamtibmas merupakan garda terdepan institusi Polri dalam menyentuh kehidupan bermasyarakat, sehingga kualitas interaksi langsung melalui metode dari rumah ke rumah atau door to door system wajib ditingkatkan demi memperkokoh kepercayaan publik.
Selain itu, dalam sesi asistensi untuk program triwulan kedua dan semester kedua tahun dua ribu dua puluh enam, tim Dit Binmas Polda Sulut membekali peserta dengan berbagai petunjuk arah serta kisi-kisi strategi preemtif yang matang.
Salah satu poin besar yang disampaikan pembicara adalah penguatan koordinasi tiga pilar kamtibmas, yang melibatkan sinergi solid antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah atau kepala desa setempat dalam memetakan serta mengantisipasi titik-titik kerawanan wilayah secara dini.
Sebelum mengakhiri kegiatan, tim pengamat memberikan penekanan penting terkait tata kelola administrasi dan penyerapan anggaran pendukung operasional yang harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta tepat waktu.
Seluruh personel jajaran Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas diimbau untuk selalu menjaga netralitas, menjunjung tinggi profesionalitas kerja, serta senantiasa merawat kesehatan fisik dalam menjalankan tugas pembinaan.









