Globalberita.com — Kompetisi akbar bertensi tinggi langsung tersaji di hari pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak JOSS 2026 / Jateng Open Seri 1 yang digelar secara hybrid. Ajang bergengsi skala nasional ini menjadi panggung pembuktian bagi para penembak masa depan terbaik tanah air untuk saling adu akurasi dan mental baja demi mengamankan podium tertinggi.
Melalui pantauan visual ruang virtual, atmosfer persaingan berlangsung sangat ketat dan dramatis. Layar monitor room meeting resmi kejuaraan bergetar oleh determinasi tinggi dari klaster-klaster menembak tangguh seluruh Indonesia, mulai dari Bali Tohpati, Banyumas, Cendana SC, Cisangkan Jabar, Klaster Gunungkidul, Klaster Majene Sulbar, CSC Babel, hingga Klaster Senayan yang dipantau super ketat oleh tim juri dan panitia pusat secara real-time.
Di tengah kepungan penembak top tanah air, sorotan utama tertuju pada aksi memukau penembak muda potensial, Wira Sampangai. Mengawali badai serangan di Gelombang 1, Wira tampil dengan fokus tingkat tinggi dan ketenangan luar biasa.
Mewarisi darah penembak berbakat sebagai adik kandung dari penembak nasional Dominique Sampangai, Wira yang membawa panji kebesaran Perbakin Bekasi sukses melepaskan bidikan-bidikan presisi didampingi langsung oleh sang pelatih bertangan dingin, Kiki Sampangai, serta kawalan ketat dari Jhonly Karinda selaku official tim.
Ketegangan dipastikan akan semakin memuncak pada sesi berikutnya. Usai gebrakan impresif di Gelombang 1, tumpuan kejuaraan kini bersiap digeser ke Gelombang 2. Penembak putri andalan yang sarat prestasi, Lidia Karinda, yang juga menjadi pilar kekuatan utama klaster Perbakin Bekasi, sudah dalam kondisi siap tempur di bawah arahan tim official untuk menggebrak lini tembak, melanjutkan dominasi total, dan menyapu bersih medali kemenangan.













