Kolaborasi FISIP Unsrat – ABPEDNAS Kawal Pilhut Minsel

DAERAH, MINSEL14 Dilihat

MINSEL, GLOBALBERITA – FISIP Unsrat menaruh perhatian serius terhadap proses Pemilihan kepala desa (PILKADES). Hal tersebut termasuk dalam menjalankan fungsi tri darma perguruan tinggi itu. Sebab Pilkades merupakan salah satu penentu utama berjalannya tata kelola pemerintahan yang baik di desa.

Untuk memastikan proses pilkades berjalan dengan baik maka FISIP Unsrat akan berkolaborasi dengan
ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) untuk melaksanakan dialog di Kabupaten Minsel guna berjalannya pilkades/Pilhut secara berkualitas.

ABPEDNAS adalah organisasi profesi berskala nasional yang menjadi wadah bagi seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Indonesia.
Belajar dari pengalaman pilkades di masa lalu, masih terdapat berbagai persoalan yang dihadapi baik oleh penyelenggara, oleh calon ataupun bagi para pemilih.

Sebagian terjadi chaos karena terdapat berbagaj perbedaan pemahaman dalam memahami aturan dan karena proses pemilihan yang sangat dinamis. Untuk mencegah itu memerlukan pendekatan mitigasi atau early warning sistem sebagai bentuk pencegahan.

Peserta yang akan hadir dalam pertemuan tersebut adalah perwakilan aparat desa se Minahasa Selatan. Bupati Minahasa Selatan akan ikut terlibat dalam forum yang sangat penting itu.

Menurut Koordinator Program Studi S2 Ilmu Pemerintahan Dr Welly Waworundeng MSi bahwa kegiatan dialog tersebut akan dilaksanakan pada Selasa 5 Mei 2026 bertempat di Aula Pemkab Minahasa Selatan dengan menghadirkan pembicara yakni Kajati Sulut Bapak Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H , Ketua Umum ABPEDNAS Sulut Ir Stevanus BAN Liow MA dan Dekan FISIP Dr Ferry Daud Liando.

Menurut Gustaf Undap, Dosen Ilmu Pemerintahan bahwa sesuai arahan bapak dekan, FISIP akan membentuk Koalisi Mahasiswa Pemantau Pilkades se Sulut. Mereka akan dibekali tentang tata cara dan prosedur yang benar tentang proses dan tahapan pillades yang nantinya akan berfungsi mengedukasi penyelenggara dan membuat catatan tentang masalah yang di hadapi di setiap pilkades.

“Program ini sangat penting juga bagi mahasiswa agar mereka mengetahui dinamika dalam proses pemilihan dan menuangkannya dalam bentuk karya ilmiah sebagai syatat untuk ikut ujian kesarjanaan”, tutupnya.

(DArK)