TOMOHON, Globalberita.com – Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memacu langkah strategis dalam menjaga wajah kota agar tetap indah dan tertata.
Dalam keterangannya pada Selasa (28/4/2026), Kepala Dinas PUPR Kota Tomohon, Royke Tangkawarouw, ST, M.Si., menekankan pentingnya regulasi yang kuat, sementara Kepala Bidang Tata Ruang, Fernando Y. Supit, fokus pada teknis penguatan tata ruang demi menjamin estetika Tomohon sebagai Kota Bunga.
Kadis Royke Tangkawarouw menyampaikan bahwa penataan ruang yang disiplin adalah fondasi bagi kemajuan daerah yang berkelanjutan, sehingga setiap pembangunan wajib memiliki landasan hukum yang kuat.
Mengenai teknis di lapangan, Kabid Fernando Y. Supit memaparkan bahwa satgas penataan ruang yang tersebar dikelurahan-kelurahan sebagai ujung tombak pengendalian kini lebih intensif melakukan monitoring.
Menanggapi hal tersebut, Kadis Royke Tangkawarouw menegaskan bahwa tujuan utama dari langkah ini adalah agar infrastruktur publik dan ruang terbuka hijau berfungsi optimal, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati suasana kota yang rapi, bersih, dan nyaman.
Terkait edukasi publik, Kabid Fernando Y. Supit menekankan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga keserasian lingkungan agar Tomohon tetap asri dan aman dari risiko bencana.
“Kami berharap masyarakat memahami bahwa membangun di zona yang tepat adalah bentuk investasi lingkungan bagi generasi mendatang,” ujar Fernando.
Sementara itu, Kadis Royke Tangkawarouw memberikan jaminan bahwa pemerintah akan terus mengawal kenyamanan warga melalui kebijakan tata ruang yang berpihak pada keindahan kota.
Dalam hal transparansi, Kadis Royke Tangkawarouw mendorong percepatan digitalisasi informasi tata ruang agar data peruntukan lahan dapat diakses mandiri oleh warga kapan saja.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kabid Fernando Y. Supit menyatakan bahwa dengan sistem yang transparan, warga diharapkan memiliki kesadaran lebih tinggi untuk tidak mendirikan bangunan di lokasi yang dilarang, sebagai komitmen menjaga identitas visual Kota Tomohon.
Pada pernyataan siang ini, Kadis Royke Tangkawarouw kembali mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan warga.
“Kami mengajak masyarakat menjadi mitra dalam menjaga keasrian kota. Jangan ragu berkonsultasi mengenai tata ruang sebelum membangun, karena tertib tata ruang adalah cermin budaya kota yang maju,” ujar Kadis Royke pada Selasa (28/4).
Sebagai penutup, Kabid Fernando Y. Supit menambahkan bahwa konsistensi pengawasan tetap menjadi prioritas utama jajarannya.
“Visi kami jelas, menjadikan Tomohon kota yang nyaman dihuni dan indah dipandang.
Kami akan terus mengawal regulasi ini agar pemanfaatan ruang tetap pada jalurnya demi masa depan lingkungan kita bersama,” pungkas Fernando.







