Wali Kota Caroll Senduk Hadiri Peresmian Revitalisasi Sekolah se-Sulut oleh Mendikdasmen

​TOMOHON, Globalberita.com — Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, menghadiri langsung acara Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan se-Provinsi Sulawesi Utara yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, Selasa (21/4/2026). Kegiatan bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri” ini dipusatkan di TK Negeri 10 Manado.

​Program revitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan secara merata. Kehadiran Wali Kota Caroll Senduk dalam acara tersebut menegaskan sinergi kuat antara Pemerintah Kota Tomohon dengan pemerintah pusat dalam mendukung transformasi pendidikan di Bumi Nyiur Melambai.

​Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa fokus utama kementerian saat ini adalah memastikan tidak ada lagi satuan pendidikan dengan kondisi bangunan yang tidak layak. Ia memaparkan bahwa secara nasional, target revitalisasi pada tahun 2026 diproyeksikan mencapai 71.744 satuan pendidikan. Khusus untuk Sulawesi Utara, terdapat 248 satuan pendidikan yang tersentuh program ini, mencakup perbaikan ruang kelas hingga fasilitas sanitasi.

​Selain infrastruktur fisik, pemerintah juga mendorong percepatan digitalisasi pendidikan melalui distribusi perangkat pembelajaran interaktif (Interactive Flat Panel). Pada tahun 2025, Sulawesi Utara telah menerima ribuan unit perangkat tersebut untuk menunjang proses belajar mengajar di jenjang PAUD hingga SMA/SMK.

​Dalam kunjungan tersebut, Menteri juga memaparkan kebijakan strategis lainnya seperti implementasi wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang TK, pemberian beasiswa bagi guru yang belum S1, serta perluasan sasaran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi peserta didik TK sebesar Rp450.000 per tahun.

​Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, yang turut hadir mendampingi Menteri, menyatakan kesiapan seluruh pemerintah daerah di Sulut untuk mengawal optimalisasi program ini hingga ke tingkat sekolah.

​Acara ini dihadiri pula oleh para kepala daerah se-Sulawesi Utara, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran pejabat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diharapkan dengan revitalisasi ini, seluruh sekolah di Sulawesi Utara dapat menjadi lingkungan belajar yang asri, nyaman, dan inklusif bagi generasi masa depan.