BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Kolongan Atas Dua Sonder Minahasa, Beruntung Tidak Memakan Korban Jiwa

TOMOHON140 Dilihat

SONDER, Globalberita.com – Masyarakat Desa Kolongan Atas Dua Jaga IV, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa mendadak gempar pada Jumat malam (16/01/2026). Si jago merah mengamuk dan menghanguskan dua unit rumah milik keluarga Pioh-Rumondor dan keluarga Rumantow-Rompis sekitar pukul 21.30 WITA.

Kapolres Tomohon, AKBP Nur Kholis, S.I.K., melalui Kapolsek Sonder, Iptu Hanny Montolalu, mengonfirmasi terjadinya musibah tersebut. Berdasarkan laporan di lapangan, api pertama kali terlihat oleh tiga saksi, yakni Swingly Runtuwene (28), Stery Lempoy (24), dan Marsel Kembau (41), yang saat itu sedang berada di teras depan rumah milik Oma Yohana Rumondor.

Ketiga saksi secara spontan berteriak meminta tolong saat melihat kobaran api muncul dari dalam kamar Oma Yohana. Di tengah kepanikan, warga sempat mendengar suara ledakan dari arah dapur. Meski api kian membesar, warga tetap bahu-membahu mengevakuasi tiga unit mobil milik korban, yaitu Toyota Soluna, Kijang, dan Daihatsu Taruna, ke area yang lebih aman agar tidak ikut meledak.

Pemilik rumah, Oma Yohana Rumondor yang telah berusia 83 tahun, dilaporkan selamat. Sebelum kejadian, sekitar pukul 18.20 WITA, ia sudah meninggalkan rumah untuk menginap di rumah tetangganya, Ibu Vendra Rompis. Berdasarkan keterangan awal, Oma Yohana mengaku sempat menyalakan obat nyamuk bakar di ruang tamu sebelum keluar rumah.

Upaya pemadaman dilakukan secara intensif setelah armada Damkar dari PT Pertamina PGE Lahendong tiba di lokasi pada pukul 22.30 WITA, disusul oleh tim Damkar Pemkab Minahasa. Api yang sempat berkobar hebat akibat material bangunan yang didominasi kayu akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 23.30 WITA dalam keadaan aman.

Kapolsek Sonder, Iptu Hanny Montolalu, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar Rp350 juta untuk keluarga Pioh-Rumondor dan Rp30 juta untuk keluarga Rumantow-Rompis, dengan total kerugian gabungan mencapai Rp380 juta.