Dorong Ketahanan Pangan, Wabup Vanda Sarundajang Hadiri Gerakan Tanam Padi Bersama di Touliang Kakas

MINAHASA496 Dilihat

Touliang, Minahasa – Wakil Bupati Minahasa, Ibu Vanda Sarundajang, SS menghadiri Gerakan Tanam Padi Bersama yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Manado, Kamis (28/8/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Desa Touliang, Kecamatan Kakas ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Minahasa.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, sektor pertanian, khususnya padi, merupakan pilar penting yang menopang kehidupan masyarakat Minahasa.

“Gerakan tanam padi bersama ini bukan hanya seremoni, melainkan wujud kebersamaan dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Kita berharap semangat gotong royong ini terus terjaga agar produktivitas pertanian meningkat, sehingga Minahasa bisa semakin mandiri dalam hal pangan,” ujar Sarundajang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Ir. Sugeng Harianto, M.Si, MT; Komandan Kodim 1302 Minahasa, Letkol Inf Bonaventura; perwakilan Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara, Deni Mamesah, SP; serta jajaran pemerintah daerah, di antaranya Kepala Bapenda, Kepala Dinas PU, Kabag Prokopim, Sekcam Kakas Barat, dan para hukum tua.

Kepala BWS Sulawesi I, Ir. Sugeng Harianto dalam sambutannya menegaskan bahwa ketersediaan air irigasi merupakan faktor kunci untuk meningkatkan produksi pertanian. Karena itu, BWS terus berkomitmen mendukung program pertanian melalui pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi.

“Air adalah sumber kehidupan. Dengan irigasi yang baik, petani bisa lebih optimal mengelola lahan. Kegiatan tanam padi bersama ini menjadi bukti sinergi kita semua dalam menjaga ketahanan pangan,” jelas Sugeng.

Kegiatan ini berlangsung penuh semangat kebersamaan. Para petani bersama pejabat pemerintah turun langsung ke sawah untuk melakukan penanaman padi secara simbolis. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kerja sama dan dukungan lintas sektor sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.

Melalui Gerakan Tanam Padi Bersama di Touliang Kakas, pemerintah berharap produktivitas padi di Minahasa dapat terus meningkat. Dengan demikian, selain memperkuat ketersediaan pangan di tingkat lokal, Minahasa juga dapat memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan di tingkat provinsi maupun nasional.(Mei)