Peringati Bulan Bung Karno, Mono Turang Gelar Dialog Kebangsaan

TOMOHON921 Dilihat

Tomohon,Global Berita – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Politisi PDIP Tomohon yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Tomohon, Ferdinand Mono Turang, S.Sos., menggelar dialog kebangsaan bersama sejumlah organisasi kepemudaan, aktivis, dan pemerhati sosial pada Senin, 30 Juni 2025, di Country Ribs Restoran & Cafe.

Dialog kebangsaan ini membahas tentang konsep Trisakti Bung Karno yang terdiri dari tiga pilar utama, yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Mono Turang menekankan pentingnya Trisakti sebagai fondasi pembangunan nasional dan daerah.

“Trisakti bukan hanya warisan pemikiran, tapi menjadi fondasi penting bagi arah pembangunan nasional, termasuk di daerah seperti Kota Tomohon,” ujar Mono Turang saat membuka dialog.

Diskusi berlangsung aktif dan dinamis, dengan peserta menyampaikan gagasan seputar peran pemuda dalam pembangunan, pentingnya menjaga identitas budaya, dan dorongan untuk kemandirian ekonomi lokal. Para peserta juga membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemuda dalam pembangunan daerah.

“Dialog ini menghasilkan banyak ide segar untuk kemajuan daerah. Saya mendorong agar OKP, LSM, dan para aktivis terus terlibat aktif dalam proses pembangunan dan pemerintahan, termasuk lewat kritik yang membangun,” tegas Mono Turang.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan, seperti GMNI, PMKRI, GMKI, GENPI, BPAN (AMAN), FOF, MAKARIA TOMOHON, BASUDARA, MAKATANA MINAHASA, serta sejumlah aktivis sosial dan pegiat budaya lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk membangun Kota Tomohon melalui dialog dan kerja sama yang konstruktif.

Dengan dialog kebangsaan ini, diharapkan pemuda dapat terus berperan aktif dalam pembangunan daerah dan menjaga identitas budaya yang kuat. Selain itu, dialog ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.