Bupati Minahasa Sambut Hangat Kedatangan Menteri PPPA, Bintang Puspayoga

MINAHASA1046 Dilihat

GLOBAL BERITA, MINAHASA – Pj Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong M.Si, didampingi Ketua TP-PKK Ny. Djeneke Kumendong-Onibala SH, MSA beserta Sekda Dr. Lynda Watania MM, M.Si menerima kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga.

Kegiatan berlangsung di Hotel Yama Resort Tondano, pada Jumat (9/8/2024).

Kunker ini dalam rangka, Pencanangan Program MELASI (Minahasa Melayani Dengan Kasih) dan Peresmian Desa Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Kabupaten Minahasa, serta membuka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan, yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Minahasa.

Menteri PPPA dalam sambutannya mengatakan, pencanangan program MELASI Minahasa dan Peresmian Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kabupaten Minahasa ini sangat spesial.

“Program ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak di Minahasa, dan sudah sepatutnya setiap sektor mengedepankan kesetaraan dan keadilan, karena perempuan dan anak adalah kekuatan luar biasa maka penting bagi pemerintah mendampingi keduanya,” ujar Puspayoga.

Ia mengungkapkan, kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi PR kita hari ini. Maka, pencanangan Melasi serta peresmian Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak merupakan langkah tepat yang dilakukan Pemkab Minahasa melalui Dinas PPPA.

Sementara, Bupati Jemmy Kumendong dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Menteri Bintang Puspayoga dan seluruh rombongan di tanah Minahasa yang kita cintai ini.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan Ibu Menteri, yang pada hari ini juga akan mencanangkan program Melasi (Minahasa Melayani dengan Kasih) serta meresmikan Desa/Kelurahan ramah perempuan dan peduli anak di  Kabupaten Minahasa, dimana kehadiran ini merupakan bentuk dukungan yang luar biasa bagi kami dalam upaya meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak di Kabupaten Minahasa,” ujarnya.

Dilanjutkannya, tantangan besar dalam upaya meningkatkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Minahasa, dimana hingga tahun 2023 tercatat sebanyak 73 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan pada bulan Agustus 2024 ini sudah ada 30 kasus yang terjadi.

“Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan bagi Kabupaten Minahasa mulai tahun 2024 ini, dengan memberikan Anggaran Dana Alokasi Khusus Non Fisik, untuk mendukung program perlindungan perempuan dan anak di Minahasa,” tutur Jemmy Kumendong.

Sementara, Plt. Kepala Dinas PPPA Minahasa Agustivo Tumundo SE, M.Si dalam laporannya mengatakan, Program MELASI dan Peresmian Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak adalah inisiatif Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam meningkatkan fokus layanan pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Dalam kegiatan ini dilakukan pemukulan tetengkoren, serta penandatangan Piagam Komitmen Bersama antara para 24 Hukum Tua dan Lurah dengan Kepala Dinas PPPA dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) disaksikan oleh Pj Bupati Minahasa dan Menteri PPPA RI, dilanjutkan dengan pemberian Trophy kepada para pemenang lomba Hari Anak Nasional ke-40 oleh dan penyerahan Cinderamata kepada Menteri PPPA Bintang Puspayoga.

Turut hadir, Gubernur Sulut yang diwakili Kepala Dinas P3AD Provinsi Sulut Wanda LC Musu, SE, ME, Sekretaris TP-PKK Provinsi Sulut Sulut Dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, MARS, Forkopimda Minahasa, jajaran Pemkab Minahasa, para pimpinan Organisasi Perempuan di Minahasa serta Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Minahasa.