Perayaan Hut Daerah Kabupaten Sangihe 599 Tahun dan Upacara Adat Tulude Berlangsung Khidmat

SANGIHE206 Dilihat

SANGIHE, GLOBAL BERITA — Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Daerah Sangihe pada tanggal 31 Januari diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dirangkaikan dengan Upacara Adat Tulude.

Tulude merupakan acara yang sakral dilakukan sebagai rasa syukur atas segala berkat terhadap Mawu Ruata Ghenggona Langi (Tuhan Yang Maha Kuasa). Tulude menjadi simbol kerukunan, persatuan, serta kebersamaan masyarakat, juga Tulude sendiri sudah dilakukan sejak abad ke -16 dan masih terus dilestarikan hingga saat ini.

Pada perayaan Hut Daerah ke 599 tahun dan upacara adat Tulude, Penjabat Bupati Sangihe dr. Rinny Tamuntuan mengajak dan menghimbau masyarakat sangihe untuk menjadikan perbedaan sebagai sumber kekuatan pendorong sekaligus titik pijak dalam meningkatkan sinergritas untuk membawa daerah sangihe ke arah yang lebih baik .

Dalam kesempatan yang sama pula Tamuntuan mengungkapkan rasa syukur karena bisa memperingati Hari Ulang Tahun Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan menggelar Upacara Adat Tulude dengan menjelaskan bahwa Upacara Adat Tulude sendiri memiliki makna yang sangat mendalam serta sakral karena didalamnya mengandung tiga hal yakni, mensyukuri segala berkat dan anugerah Tuhan yang telah dikaruniakan sepanjang tahun yang baru, memohon ampun atas segala kesalahan yang pernah dilakukan sepanjang tahun yang silam, dan juga memohon kelanjutan hidup dan pengabdian tahun yang baru yang sedang dijalani.

Dirinya pun mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan serta masyarakat yang sudah turut hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ke -599 tahun.

“Momentum sukacita ini menjadi semakin berharga dan lengkap karena kehadiran tamu- tamu kehormatan kita baik dari pusat, provinsi maupun walikota, bupati se- provinsi sulut atau yang mewakili serta bagi masyarakat yang hadir saat ini,” tutur Tamuntuan, Rabu (31/1).

Upacara Adat Tulude tahun 2024 mengusung tema Tampungang Lawo Mawaige, Sengkasombo, Sengkapebuntuang, Mamunara Lembong Pakaile (Sangihe tangguh, bangkit bersama, bekerja lebih hebat) sedangkan Sub Tema Su Kapalesa Tilakehi Ghenggona, Sensunduang Tamageto, Mapaleta U Tampunganglawo Mahengkeng, Malunsemahe, Maamunang (Dalam Hikmat Tuhan, bersama memberi makna “maju pantang mundur” menembus keterbatasan, mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang maju dan sejahtera).

Turut hadir dalam perayaan Hut Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Upacara Adat Tulude, Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.si, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Ir. Rita Maya Tamuntuan, Forkopimda Sangihe, Anggota DPRD Sangihe, Pimpinan OPD Sangihe, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *