Setelah Gagal Diregis KPU Lembata, Partai Buruh Akhirnya Resmi Mendaftar

JAWA TIMUR153 Dilihat

Peliput : Sugeng

GLOBAL BERITA, LEMBATA- Polemik Silon KPU yang terjadi saat penutupan pendaftaran oleh KPU Kabupaten Lembata pada 14 Mei 2023 kini mendapatkan solusi dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).

Tiga partai yang dinyatakan gugur saat injury time pendaftaran di KPU Kabupaten Lembata, yakni Partai Buruh, Garuda dan Partai Gelora, hari ini bernapas lega karena melalui Surat Edaran KPU Nomor : 495/PL.01.4-SD/05/2023, Perihal Pengajuan Kembali Bakal Calon Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota akibat kendala Sistem Informasi Pencalonan (Silon), diperkenankan mendaftar kembali.

Dalam surat tersebut dijelaskan, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dapat menerima kembali pengajuan bakal calon anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang disampaikan oleh Partai Politik Peserta Pemilu.

Intinya, KPU RI menginstruksikan agar KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota menerima kembali pengajuan bakal calon sebagaimana dimaksud Pasal 35 ayat (2) Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2023.

Dengan dasar surat KPU RI tersebut, Partai Buruh, Jumat (19/5) pagi tadi telah mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) nya ke KPU Lembata.

Walaupun hanya 3 dapil yang diikutkan dalam Pemilu kali ini dari 4 dapil di Lembata, Partai Buruh siap memperjuangkan calon anggota legislatifnya menduduki kursi di gedung Peten Ina.

Ketua Partai Buruh, Germanus Daton Duan secara terbuka mengakui secara strategi politik Partai Buruh sangat rugi karena dapil tiga, yakni Kedang tidak ada perwakilan buruh di sana untuk mengikuti kompetisi pemilu 2024. Padahal instruksi Ketua Umum jelas bahwa setiap dapil di wilayah pemilihan Provinsi dan Kabupaten/Kota harus ada perwakilan.

Germanus mengakui sebagai partai baru pada pemilu di Lembata, banyak persoalan dan tantangan yang dihadapi termasuk saat penjaringan bacaleg di partai, terutama masalah administrasi.

Banyak yang berminat mendaftar tetapi kendala di dokumen administrasi kelengkapan bacaleg. Padahal dokumen administrasi sangat penting sebagai syarat pengajuan bacaleg sehingga terpaksa kami gugurkan.

Namun demikian, ia tetap optimis. Dia menyatakan kesiapan partainya mengikuti hajatan lima tahunan ini pada konpers di kantor KPU Kabupaten Lembata sesaat setelah pendaftaran.

Ia sebelumnya menyebutkan bahwa walaupun sempat terkendala Silon KPU saat pendaftaran awal, namun dengan adanya kebijakan baru yang telah dikeluarkan KPU, maka kami Partai Buruh Kabupaten Lembata siap merebut minimal satu kursi di tiap dapil yang kami ikuti.

“Target kami maksimal lima kursi, kurang-kurang minimal tiga kursi,” ujar Ketua Partai Buruh Kabupaten Lembata ini.

Dapil yang menjadi andalan Partai Buruh dalam meraup suara atau kursi, menurutnya berada di dapil satu, Nubatukan. Namun demikian dia meyakini dapil dua, Ile Ape, Ile Ape Timur, Lebatukan dan dapil empat, Nagawutung, Wulandoni, Atadei, memiliki peluang yang sama untuk meraup kursi di pemilu kali ini.

Dia berkeyakinan kuat bahwa dengan mengusung nama Buruh dan dengan melihat personal Bacaleg yang dipunyai oleh Partai Buruh saat ini, ia optimis target kursi bisa diraih. Dengan catatan semua bersatu, baik kaum buruh maupun pengurus ataupun bacaleg harus bekerja seirama, senapas dalam rumah besar, perahu kita sendiri, yakni Partai Buruh.

“Semua stakeholder Partai Buruh, entah itu buruh tani, buruh nelayan, tukang ojek, pembantu rumah tangga, cleaning service, tukang bangunan, buruh migran, semuanya didalam harus bersatu di rumah kita,” ujar orang nomor satu di Partai Buruh Kabupaten Lembata ini.

Karena menurutnya, keberadaan Partai Buruh merupakan representasi dari kelas pekerja yang terus berjuang untuk memperbaiki kesejahteraan kehidupan ekonominya, yang selama ini terabaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *