TOMOHON, Globalberita,com – Bukan seremoni ulang tahun biasa. Di usia ke-73, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon memilih merayakannya dengan cara yang paling sederhana tapi menyentuh: duduk bersama, berdoa bersama, dan berbagi dengan anak-anak yatim.
Suasana hangat itu terasa di aula Kantor KPU Kota Tomohon, Jumat (6/11/2026). Puluhan anak dari Panti Asuhan Mefiboset hadir, disambut langsung oleh jajaran komisioner dan sekretariat.
Sejak pagi, aula yang biasanya dipakai rapat itu berubah jadi ruang penuh kehangatan. Anak-anak yatim duduk berdampingan dengan para penyelenggara pemilu. Tidak ada jarak. Tidak ada sekat jabatan.
Hadir dalam kegiatan itu Komisioner KPU Tomohon Rojer Datu, Youne Simangunsong, dan Deisy Soputan, bersama Sekretaris KPU Anita Tampi. Mereka mendampingi langsung Ketua KPU Tomohon Albertien G. V. Pijoh.
Dalam sambutannya, Albertien tidak bicara soal pemilu. Ia bicara soal hati.
Ia mengutip Yakobus 1:27, tentang ibadah yang murni di hadapan Tuhan adalah memperhatikan anak-anak yatim. Menurutnya, nilai itu sejalan dengan semangat yang selama ini diusung KPU, yakni #KPUMelayani.
“Kasih itu tidak berhenti di kata-kata. Ia harus terasa. Hari ini kita belajar melayani dengan hati, bukan hanya dengan tugas,” ujar Albertien di hadapan anak-anak Panti Asuhan Mefiboset.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada anak-anak. Tetap semangat sekolah, jangan pernah merasa tertinggal, dan terus kejar cita-cita. Albertien menegaskan, setiap anak punya hak yang sama untuk bermimpi dan bahagia.
“Saling mengasihi, saling peduli, saling menghargai. Itu yang membuat kita kuat,” katanya.
Puncak acara berlangsung khidmat saat doa bersama dipimpin pengurus Panti Asuhan Mefiboset, Midarwati Hondo. Setelah itu, satu per satu anak menerima santunan dari KPU Kota Tomohon. Ada senyum, ada pelukan, ada tawa kecil yang membuat suasana semakin cair.
Albertien pun tak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran sekretariat yang telah bekerja keras menyiapkan acara hingga berjalan lancar.








