Gunung Api Ruang- Sitaro Kembali ‘Mengamuk’

SANGIHE2652 Dilihat

SANGIHE, GLOBALBERITA— Gunung Api Ruang Kembali ‘Mengamuk’ setelah sempat mereda kira- kira 10 hari pasca letusan pertama, sekitar pukul 02.00 wita dini hari. Selasa (30/4/2024).

Menurut penuturan warga sekitar yang berada di dekat gunung api ruang yakni masyarakat Tagulandang, erupsi yang terjadi kali ini lebih hebat dibanding dengan yang sebelumnya. Hal ini terlihat dari berbagai rekaman video warga yang beredar di sosial media memperlihatkan Gunung Api Ruang yang terjadi pada tadi subuh.

Pada video warga, tampak muntahan lahar dan kilatan petir menyelimuti mulut gunung lebih tinggi intensitasnya pada erupsi kali ini. Warga setempat bahkan menyatakan bahwa salah satu dampat paling terasa adaah gempa pasca letusan terjadi.

Gempa yang dirasakan warga cukup kuat sehingga sempat membuat warga panik. Situasi terasa semakin mencekam diakibatkan intensitas hujan kerikil yang terjadi cukup tinggi dan jangkauannya lebih luas. Situasi dalam kondisi gelap dan hujan juga menyulitkan warga untuk melakukan evakuasi ke tempat pengungsian yang lebih aman.

“Pada letusan lalu (pertama), hujan kerikil tidak banyak yang sampai disini (Desa Kisihang), namun pada letusan kali ini cukup banyak yang berhamburan. Kami pun langsung kembali mengungsi ke tempat yang lebih aman walau kondisi semalam juga turun hujan,” ujar Jaenal, warga setempat kepada awak media.

Salah satu bangunan terdampak batu lava akibat erupsi G. Ruang di desa Balehumara dekat Koramil dan Polsek Tagulandang.

Sejak letusan pertama mereda dan kondisi terpantau stabil sekira 10 hari berjalan, pemerintah telah mengembalikan/ menurunkan status Gunung Api Ruang dari level 4 (Awas) ke level 3 (Siaga). Namun letusan yang terjadi dini hari tadi, spontan menaikan status Gunung Api Ruang kembali ke level 4 (Awas).***