TOMOHON, Globalberita.com – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi situasi darurat, Polres Tomohon menggelar simulasi latihan penanganan gempa bumi dan kebakaran, Kamis (5/11/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Polres Tomohon mulai pukul 09.30 WITA tersebut, dipimpin dan diawasi langsung Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., didampingi Wakapolres KOMPOL Stenly Mawidingan, S.Sos., dan Kabag Ops AKP Budi Datau, S.Psi.
Simulasi diikuti para Pejabat Utama (PJU), personel Polres Tomohon dan personel Polsek jajaran.
Pada skenario pertama, disimulasikan terjadi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,0. Saat itu, sejumlah PJU sedang melaksanakan rapat di Ruang Command Center, sementara personel lainnya tengah beraktivitas di ruang kerja masing-masing.
Begitu simulasi gempa dimulai, seluruh personel segera melakukan langkah penyelamatan diri dan bergerak cepat menuju titik kumpul yang telah ditentukan.
Prosedur khusus juga dilaksanakan personel Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) yang mengevakuasi para tahanan dari ruang tahanan menuju lokasi aman dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan pengamanan.
Usai gempa, simulasi dilanjutkan dengan skenario kebakaran di Gedung Utama Polres Tomohon. Personel kembali melakukan evakuasi menuju titik kumpul, dilanjutkan dengan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) karena api masih dalam tahap awal.
Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo menegaskan, latihan ini merupakan bagian penting untuk membangun kesiapsiagaan personel.
“Melalui latihan ini, setiap personel diharapkan memahami prosedur keselamatan, mengetahui jalur evakuasi, mampu bertindak cepat dan tepat, serta tidak panik ketika menghadapi situasi bencana,” ujar Kapolres.
Ia menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab seluruh personel dalam menjaga keselamatan diri, rekan kerja, masyarakat, serta memastikan pelayanan kepolisian tetap berjalan dalam berbagai kondisi.













