Perkuat Sinergi Pemerintahan Desa, Kolaborasi ABPEDNAS dan Kajati Sulut Gelar Bimtek di Kecamatan Tareran

TARERAN, GLOBALBERITA – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara gencar melakukan Bimbingan Teknis penguatan peran BPD bersinergi dengan pemerintah desa.

Kolaborasi ini terus berupaya mengoptimalkan tata kelola pemerintahan hingga tingkat Kecamatan di Kabupaten Minsel. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Amurang Timur dan Tenga, kali ini bimtek digelar di Kecamatan Tareran, tepatnya di Balai Desa Rumoong Atas Dua, Kamis (30/7).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, Kajari Minsel yang diwakili oleh Kasie Intel, Kapolres Minsel yang diwakili Kasat Binmas, Kadis PMD Minsel, Ketua ABPEDNAS Minsel, Danramil, Camat Tareran, seluruh Hukum Tua, Sekdes, BPD se-Kecamatan Tareran serta jajaran pengurus ABPEDNAS Sulut.

Pelaksanaan bimtek diawali dengan arahan dari Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP. Dalam penyampaiannya, Liow yang juga menjabat Ketua BULD DPD RI menekankan pentingnya penguatan kapasitas, netralitas, serta profesionalisme BPD sebagai mitra sejajar Pemerintah Desa dalam mengawal transparansi anggaran dan pembangunan desa.

Ketua DPD ABPEDNAS yang juga sekaligus menjabat sebagai Ketua DPD Desa Bersatu Sulut, Stefanus BAN Liow menegaskan pentingnya meluruskan pemahaman terkait relasi kerja di tingkat desa. Menurutnya, kegiatan penguatan kapasitas ini diformulasikan untuk membangun kemitraan antara BPD dan Pemerintah Desa demi kemajuan pembangunan wilayah.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat sinergitas antara BPD dan Pemerintah Desa. Keduanya berada dalam relasi kemitraan untuk kepentingan memajukan pembangunan desa, bukan dalam konteks atasan dan bawahan. Peran BPD tidak untuk mencari-cari kesalahan Pemerintah Desa, namun di sisi lain Pemerintah Desa wajib mendengarkan aspirasi BPD sebagai perwakilan masyarakat,” ungkap Stefa sapaan akrabnya.

Pembekalan kapasitas diprioritaskan bagi kecamatan-kecamatan yang baru saja membentuk kepengurusan BPD baru, sehingga para anggota BPD terpilih memiliki pemahaman yang matang terkait tugas pokok dan fungsinya sejak awal menjabat.

Program penguatan kapasitas terpadu ini tercatat sebagai langkah terobosan perdana yang dilaksanakan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara. Langkah awal yang sudah dijalankan oleh Kabupaten Minahasa Selatan ini dinilai sangat layak mendapat apresiasi serta menjadi percontohan bagi daerah lain.

Selanjutnya, Senator Stefa yang  getol berjuang untuk kepentingan masyarakat Sulut itu memastikan pembentukan pengurus ABPEDNAS di tingkat kecamatan beserta bimbingan teknis BPD diharapkan membawa dampak positif bagi keberlangsungan demokrasi di tingkat lokal.

Sementara itu Bupati Minsel Franky Donny Wongkar dalam sambutannya, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan bimtek penguatan peran BPD yang bersinergi dengan pemerintahan desa yang dilaksanakan oleh ABPEDNAS Sulut.

“Kami pemerintah Kabupaten memberikan apresiasi kepada ABPEDNAS Sulut yang terus melakukan penguatan sinergi pemerintahan desa. Kiranya ABPEDNAS terus menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendukung pengawasan pembangunan desa,” ujar Bupati Minsel.

Rangkaian pembekalan dilanjutkan dengan materi oleh instruktur berpengalaman Sulut Grace Sangian bersama tim DPD ABPEDNAS Sulut.

Bimbingan teknis ini dipastikan akan berlanjut secara bertahap ke seluruh kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Selain pembekalan materi, kegiatan di Kecamatan Tareran juga dirangkaikan dengan Musyawarah Kecamatan Tareran yang dipimpin oleh Ketua DPC ABPEDNAS Minsel Notje Karamoy, serta Musyawarah Srikandi Jaga Desa Kecamatan Tareran.

Melalui musyawarah tersebut, terpilih pengurus ABPEDNAS Kecamatan Tareran, sebagai Ketua Budi Eka Saputra didampingi Wakil Ketua Max Lambonan, Sekretaris Donald Karundeng, Wakil Sekretaris Julianus Lupano, Bendahara Petrus Polii, Wakil Bendahara Davidson Mapaliey.

Sementara itu, struktur DPC Srikandi Jaga Desa Kecamatan Tareran resmi dipercayakan kepada Ketua Lady Kondoy, Wakil Ketua Reva Rompas, Sekretaris Miecke Sendow,  Bendahara Rita Tawas.

Selanjutnya, jajaran pengurus terpilih tersebut sekaligus ditetapkan sebagai Tim Formatur untuk melengkapi susunan kepengurusan organisasi ke depan.

(DArK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *