Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Pekuburan, Inilah Kronologi Kematian Pemuda di Sonder

​Sonder, Globalberita.com – Warga Desa Talikuran Satu, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria pada Selasa, 10 Februari 2026. Korban yang diketahui berinisial DT ditemukan tewas tergantung di sebuah bangunan kosong yang terletak di kompleks pekuburan desa setempat sekitar pukul 13.45 WITA.

​Dari informasi yang dirangkum melalui pihak kepolisian setempat, kronologi kejadian bermula saat adik tiri korban yang masih berusia 11 tahun mendatangi bangunan kosong di Jaga 2 tersebut. Setibanya di lokasi, saksi mendapati kakaknya sudah dalam posisi tergantung dengan seutas tali nilon berwarna biru yang terikat pada balok kayu plafon. Terkejut melihat pemandangan tersebut, saksi langsung berlari pulang untuk memberitahu sang ibu.

​Ibu korban yang mendapat informasi dari anaknya segera bergegas menuju lokasi kejadian. Isak tangis histeris pun pecah saat ia melihat putranya sudah terbujur kaku. Suara tangisan tersebut mengundang warga sekitar yang kemudian berbondong-bondong menuju lokasi untuk melihat apa yang terjadi.

Menurut keterangan sang ibu kepada petugas, korban sebelumnya tidak menunjukkan gelagat aneh, tidak memiliki masalah keluarga, dan dalam keadaan sehat. ​Mendapat laporan warga, piket Polsek Sonder bersama Unit Reskrim dan Tim Inafis Polres Tomohon langsung mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tim medis dari puskesmas setempat yang melakukan pemeriksaan di lokasi mengungkapkan bahwa korban ditemukan dengan tanda-tanda medis fisik yang identik dengan kasus bunuh diri, seperti adanya lebam jeratan di leher dan keluarnya cairan tubuh.

​Pihak kepolisian memastikan bahwa hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan bukti-bukti di lapangan, petugas menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia murni akibat gantung diri. Meski sempat dilakukan prosedur administrasi untuk autopsi, pihak keluarga menyatakan penolakan dan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai musibah.