TOMOHON, Globalberita.com — Di tengah suasana khidmat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tomohon, citra dunia pendidikan di Kota Bunga ini justru tercoreng oleh aksi indisipliner sejumlah oknum pelajar.
Personel Polsek Tomohon Tengah mengamankan tujuh orang siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang kedapatan membolos dan nongkrong di luar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung pada Selasa pagi.
Penindakan ini bermula dari laporan masyarakat yang mendapati aktivitas pelajar di luar sekolah di saat momentum hari jadi kota tengah dirayakan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas bergerak menuju salah satu kamar asrama Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) sekitar pukul 09.30 WITA.
Di lokasi itu, polisi menemukan ketujuh pelajar tersebut sedang asyik bermain telepon genggam dan bersantai, alih-alih berada di ruang kelas untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kejadian ini sangat disayangkan karena terjadi tepat saat semangat pembangunan generasi muda sedang digelorakan dalam rangka HUT Kota.
Untuk memberikan pembinaan, seluruh pelajar tersebut langsung dibawa ke markas Polsek Tomohon Tengah guna mendapatkan arahan agar tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan masa depan mereka maupun nama baik instansi pendidikan di Tomohon.
Kapolsek Tomohon Tengah, IPTU Stenly Tawalujan, S.Pd., menegaskan bahwa tindakan ini merupakan langkah edukatif demi memberikan efek jera. Pihak kepolisian juga segera memanggil orang tua serta perwakilan sekolah untuk melakukan proses serah terima sekaligus koordinasi mengenai pengawasan intensif terhadap para siswa tersebut di kemudian hari agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, Dr. Juliana Dolvin Karwur, saat dihubungi media ini untuk dimintai keterangan terkait langkah tegas dari pihak kedinasan, belum bisa memberikan respon. Hingga berita ini diturunkan, kondisi WhatsApp milik Kadis Pendidikan tersebut terpantau sedang tidak aktif.











