Kolaborasi Pemerintah dan TP-PKK Minahasa Wujudkan Generasi Sehat Tanpa Stunting

MINAHASA211 Dilihat

Minahasa, Kamis (9/10/2025) — Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat langkah nyata dalam upaya menurunkan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut tampak dalam Workshop Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Mandolang, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa, Ibu Vanda Sarundajang, S.S, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Martina Watok Dondokambey–Lengkong, S.E, bertempat di Mercy Waterpark, Kamis (9/10).

Dalam arahannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan bahwa penanganan stunting merupakan tugas bersama yang memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, TP-PKK, tenaga kesehatan, dan seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada intervensi kesehatan, tetapi juga peningkatan kesadaran gizi keluarga dan pola asuh anak yang baik.

> “Penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Ini adalah kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Kita harus memastikan anak-anak Minahasa tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang cerah,” ujar Wakil Bupati.

 

Lebih lanjut, Vanda menyoroti bahwa upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Mandolang menjadi bagian penting dari strategi Kabupaten Minahasa menuju daerah bebas stunting. Ia mengapresiasi peran TP-PKK dan para kader Posyandu yang selama ini konsisten berada di garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Martina Watok Dondokambey–Lengkong, S.E, dalam sambutannya menegaskan bahwa TP-PKK berkomitmen mendukung penuh program pemerintah melalui kegiatan nyata di lapangan. Ia menilai bahwa edukasi tentang gizi, pola asuh anak, dan kesehatan keluarga merupakan langkah awal yang sangat menentukan dalam mencegah stunting sejak dini.

> “Kami dari TP-PKK terus berupaya agar pesan-pesan penting tentang gizi seimbang, kebersihan lingkungan, serta perhatian terhadap ibu hamil dan balita dapat sampai langsung ke masyarakat. Pencegahan stunting dimulai dari keluarga,” ungkap Ny. Martina.

 

Kegiatan workshop ini diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya Camat Kecamatan Mandolang, Kabid Sosial Budaya Bapelitbangda Minahasa, Sekcam Mandolang, TP-PKK se-Kecamatan Mandolang, para Hukum Tua, kader Posyandu, dan masyarakat peserta workshop.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperkuat komitmen dan memperdalam pemahaman terkait strategi penanganan stunting yang efektif. Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan tenaga kesehatan menjadi kunci utama dalam mencapai target nasional penurunan stunting menuju Minahasa yang sehat, cerdas, dan sejahtera.(Mei)